Search for collections on Undip Repository

PERANCANGAN BOARDING SCHOOL UNTUK PENYANDANG TUNANETRA DENGAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI DI SEMARANG

APRINA MAHARANI POHAN, AISYAH (2026) PERANCANGAN BOARDING SCHOOL UNTUK PENYANDANG TUNANETRA DENGAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI DI SEMARANG. Undergraduate thesis, Undip.

[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_COVER.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_COVER.pdf - Submitted Version

Download (193kB)
[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Halaman Pengesahan.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Halaman Pengesahan.pdf - Submitted Version

Download (202kB)
[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Abstrak.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (248kB)
[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Bab I.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Bab I.pdf - Submitted Version

Download (494kB)
[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Bab II.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Bab II.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Bab III.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Bab III.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Daftar Pustaka.pdf] Text
LP3A FINAL_Aisyah Aprina_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (256kB)

Abstract

Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara, termasuk anak berkebutuhan khusus seperti penyandang tunanetra. Namun pada kenyataannya, akses pendidikan bagi anak penyandang disabilitas di Indonesia masih terbatas. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan jumlah sekolah khusus serta jarak tempuh yang cukup jauh dari tempat tinggal siswa menuju sekolah. Kondisi ini membuat sistem boarding school atau sekolah berasrama menjadi salah satu solusi untuk membantu meningkatkan akses pendidikan bagi penyandang tunanetra. Dengan sistem ini, peserta didik dapat tinggal di lingkungan sekolah sehingga proses belajar dan kegiatan sehari-hari dapat berlangsung secara lebih terintegrasi. Perancangan boarding school bagi penyandang tunanetra tidak hanya memperhatikan fungsi pendidikan, tetapi juga pengalaman ruang yang dirasakan oleh penggunanya. Berbeda dengan pengguna pada umumnya, penyandang tunanetra lebih mengandalkan indera nonvisual seperti pendengaran, perabaan, dan penciuman dalam memahami ruang. Oleh karena itu, pendekatan fenomenologi digunakan dalam perancangan untuk menekankan pengalaman ruang yang bersifat multisensori, sehingga lingkungan sekolah dapat lebih mudah dipahami dan digunakan secara mandiri oleh penyandang tunanetra. Kata kunci: boarding school, tunanetra, fenomenologi, pengalaman ruang, arsitektur multisensori.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 17 Sep 2026 06:55
Last Modified: 17 Sep 2026 06:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61313

Actions (login required)

View Item View Item