HENDRAWATI, AEN (2023) POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BAKTERI ASOSIASI TUNIKATA (KELAS: Ascidiacea) PADA SHIPWRECK DI PERAIRAN MENJANGAN KECIL, KARIMUNJAWA (23dsa560). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Aen Hendrawati 23dsa560 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kepulauan Karimunjawa merupakan salah satu taman nasional di Indonesia
dan menjadi kawasan konservasi yang terkenal meyimpan keragaman hayati laut
yang melimpah. Pulau Menjangan Kecil yang berada di sebelah selatan wilayah
Kepulauan Karimunjawa telah terkenal menjadi destinasi wisata menyelam yang
indah untuk meihat beragam biota laut. Tahun 2007 terdapat peristiwa kapal karam
(shipwreck) di sekitar Perairan Pulau Menjangan Kecil yang menyebabkan
perubahan struktur biota di wilayah tersebut. Munculnya kapal karam sebagai
habitat baru bagi biota memunculkan beberapa adaptasi yang dilakukan oleh biota,
termasuk Tunikata. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa beberapa
organisme laut seperti Tunikata menghasilkan metabolit sekunder sebagai
mekanisme perlindungan dirinya dari serangan organisme lain. Oleh karena itu
diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai potensi antibakteri dari bakteri asosiasi
Tunikata pada shipwreck Perairan Menjangan Kecil, Karimunjawa. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Data didapat
dengan melakukan uji pada sampel kemudian data didukung dengan hasil
penelitian-penelitian terdahulu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober
2022-Mei 2023. Pada penelitian yang dilakukan, hasil yang didapatkan yaitu
ditemukan 72 isolat bakteri asosiasi Tunikata dari 5 jenis Tunikata yang berbeda.
Berdasarkan hasil uji aktivitas antibakteri yang telah dilakukan, didapatkan 15
isolat yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Vibrio harveyi. Isolat
dengan kode KJ1.3.02.05 dan KJ1.4.02.02 memiliki diameter zona hambat terbesar
pada pengujian. Isolat KJ1.3.02.05 memiliki zona hambat dengan diameter 30 mm
pada bakteri patogen V. harveyi sedangkan isolat dengan KJ1.4.02.02 memiliki
zona hambat dengan diameter 28,7 mm. Hal ini menunjukkan kedua isolat termasuk
zona hambat dengan kategori sangat kuat karena memiliki ukuran zona hambat >20
mm. Hasil identifikasi secara molekuler menggunakan primer universal 16S rRNA
menunjukkan isolat KJ1.3.02.05 teridentifikasi Sinomicrobium oceani dengan
persent identify 99,64% dan isolat KJ1.4.02.02 teridentifikasi Bacillus haynesii
dengan persent identify 98,64%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antibakteri, Karimunjawa, Shipwreck, Tunikata, Vibriosis |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 04:16 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 04:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61305 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
