Silvia, Nanda Putri (2026) PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL TOKOH KALDERA PASCAPERCERAIAN ORANG TUA DALAM FILM SEMUSIM SETELAH KEMARAU: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA ERIK ERIKSON. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2550 Nanda Putri Silvia 13010122120035 OK_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2550 Nanda Putri Silvia 13010122120035 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2550 Nanda Putri Silvia 13010122120035 OK_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2550 Nanda Putri Silvia 13010122120035 OK_4.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2550 Nanda Putri Silvia 13010122120035 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan perkembangan psikososial individu
yang berkaitan dengan pengalaman relasi keluarga, khususnya hubungan anak
dengan figur ayah pascaperceraian orang tua. Persoalan tersebut direpresentasikan
melalui tokoh Kaldera dalam film Semusim Setelah Kemarau, yang menghadapi
kembali pengalaman masa lalunya ketika memasuki kehidupan dewasa dan
mempersiapkan pernikahan dengan Handaru. Penelitian ini bertujuan
mendeskripsikan struktur naratif film Semusim Setelah Kemarau serta menjelaskan
perkembangan psikososial tokoh Kaldera pascaperceraian orang tua. Analisis
struktur naratif menggunakan teori Himawan Pratista, sedangkan perkembangan
psikososial dianalisis menggunakan teori Erik H. Erikson dengan perhatian pada
tahap identity versus role confusion. Konsep komunikasi interpersonal Joseph A.
DeVito digunakan sebagai konsep pendukung untuk memahami interaksi Kaldera
dengan Papa Wira. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan analisis film. Data penelitian berupa adegan, dialog, dan unsur naratif
yang berkaitan dengan perkembangan tokoh Kaldera. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa struktur naratif film disusun secara nonlinier melalui peristiwa
masa kini dan kilas balik yang menghubungkan pengalaman masa lalu Kaldera
dengan kehidupannya pada masa kini. Perkembangan psikososial Kaldera
memperlihatkan proses pengintegrasian pengalaman kehilangan figur ayah dan
terputusnya komunikasi dengan Papa Wira ke dalam pemahaman dirinya sebagai
individu dewasa. Pertemuan dan komunikasi kembali dengan Papa Wira
mendorong Kaldera memahami pengalaman masa lalu, merekonstruksi hubungan
ayah-anak, serta mengintegrasikan pengalaman tersebut dalam pembentukan relasi
dewasanya bersama Handaru.
Kata kunci: perkembangan psikososial, identitas, struktur naratif, komunikasi
interpersonal, Semusim Setelah Kemarau
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perkembangan psikososial, identitas, struktur naratif, komunikasi interpersonal, Semusim Setelah Kemarau |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 06:56 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 06:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
