Search for collections on Undip Repository

MAKNA PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA DAN MANUSIA PADA NASKAH SERAT WIDYA KIRANA: SUNTINGAN TEKS DISERTAI KAJIAN HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR

Kusuma, Artika Wiji (2026) MAKNA PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA DAN MANUSIA PADA NASKAH SERAT WIDYA KIRANA: SUNTINGAN TEKS DISERTAI KAJIAN HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_1.pdf] Text
SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_2.pdf] Text
SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_3.pdf] Text
SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_4.pdf] Text
SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK.pdf] Text
SI2554 Artika Wiji Kusuma 13010122140090 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna filosofis proses penciptaan alam
semesta dan manusia dalam naskah Serat Widya Kirana (SWK) melalui pendekatan
hermeneutika Paul Ricoeur. Naskah SWK merupakan karya sastra Jawa tradisi yang
memuat ajaran spiritual-filosofis mengenai asal-usul keberadaan dunia/alam
semesta dan makhluk hidup (manusia). Metode penelitian yang digunakan adalah
metode kualitatif deskriptif dengan menerapkan empat tahapan metodologis
Ricoeur secara terstruktur, yaitu: (1) pembacaan naif, (2) dunia yang mungkin dan
objektivikasi teks, (3) dialektika pemahaman dan penjelasan, serta (4) dialektika
distansiasi dan apropriasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciptaan alam
semesta dan manusia dalam naskah SWK dipahami sebagai suatu kesatuan
konseptual yang saling terhubung secara teratur. Proses penciptaan alam semesta
diawali dari kondisi kemanunggalan asal yang memadat menjadi unsur-unsur
pembentuk kehidupan melalui prinsip Trimurti (Brahma, Wisnu, Siwa) serta daya
spiritual pramana. Pada dimensi penciptaan manusia, pembentukan manusia
dijelaskan secara bertahap mulai dari entitas benih (wiji), pembuahan, hingga
pertumbuhan janin yang diselaraskan oleh integrasi unsur materiil bumi dan
pancaran spiritual (cahaya pramana). Melalui tahapan distansiasi dan apropriasi,
jarak historis dan budaya naskah dapat difungsikan secara produktif untuk
melahirkan pemahaman baru (second naïveté), yang menegaskan relevansi nilainilai keastrian spiritual, kesadaran eksistensial, serta keharmonisan relasi antara
manusia, alam semesta, dan Sang Pencipta bagi pembaca masa kini.
Kata Kunci: Serat Widya Kirana, Trimurti, Pramana, Hermeneutika Paul Ricoeur,
Spiritual.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Serat Widya Kirana, Trimurti, Pramana, Hermeneutika Paul Ricoeur, Sp
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 16 Sep 2026 04:24
Last Modified: 16 Sep 2026 04:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61193

Actions (login required)

View Item View Item