Prabandari, Grace Ayu and Dewi, I Gusti Ayu Gangga Santi and Adiyanta, FC. Susila (2017) PELAKSANAAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH YANG BELUM BERSERTIPIKAT DI KELURAHAN WONOREJO KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG. _087 PDT 2017. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (388kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - abstrak.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (87kB) |
|
|
Text
087 Grace Ayu Prabandari - dapus.pdf Download (100kB) |
Abstract
Jual beli hak atas tanah menurut UUPA merupakan suatu perbuatan
hukum yang disengaja untuk memindahkan hak atas tanah kepada pihak lain. Pelaksanaan jual beli hak atas tanah yang sering kita temui adalah jual beli hak atas tanah yang sudah bersertipikat, di kehidupan sehari-hari sudah jarang ditemui jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat berkat adanya reforma agraria. Namun kenyataannya masih ditemukan beberapa hak atas tanah yang belum didaftarkan sehingga belum bersertipikat. Penulisan hukum ini membahas tentang jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Penulisan hukum ini memiliki dua tujuan. Pertama, menjelaskan proses pelaksanaan jual beli hak atas tanah yang belum bersertifikat di Wonorejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Kedua, mengetahui apa saja hambatan dan solusi dalam proses pelaksanaan jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat di Wonorejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris,
spesifikasi penelitian deskriptif analitis, metode populasi sampling, pengumpulan data primer dan sekunder serta analisis dan data kualitatif. Pengumpulan data primer dilakukan wawancara dengan responden yaitu warga Kelurahan Wonorejo dan pihak PT. Delta Merlin yang melaksanakan jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat di Kelurahan Wonorejo serta Notaris/PPAT Lisawati yang menangani jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan jual beli antar perorangan atas tanah yang belum bersertipikat sebagian besar sudah melalui PPAT, namun masih terdapat warga yang melaksanakan jual beli di bawah tangan karena beberapa faktor. Kemudian jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat antara perorangan dengan badan hukum langkahnya diawali dengan
pemberian panjer lalu barulah jual beli dilakukan di hadapan
notaris/PPAT. Kemudian hambatan yang dihadapi pada pelaksanaan jual beli hak atas tanah yang belum bersertipikat antara perorangan dengan badan hukum di antaranya adalah permasalahan ahli waris dan perbedaan ukuran yang tertera di letter C dan ukuran sebenarnya.
Kata Kunci : Jual Beli, Tanah, Belum Bersertipikat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jual Beli, Tanah, Belum Bersertipikat |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:07 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
