Search for collections on Undip Repository

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DEKSAMETASON INTRAVENA 5 MG DAN 8 MG SEBAGAI PROFILAKSIS HIPOTENSI PASCA ANESTESI SPINAL PADA OPERASI SEKSIO SESAREA

Wicaksana, Ignatius Eka Perwira and Sutiyono, Doso and WICAKSONO, SATRIO ADI (2026) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DEKSAMETASON INTRAVENA 5 MG DAN 8 MG SEBAGAI PROFILAKSIS HIPOTENSI PASCA ANESTESI SPINAL PADA OPERASI SEKSIO SESAREA. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSRAK] Text (ABSRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (161kB)

Abstract

Latar Belakang: Hipotensi pasca anestesi spinal merupakan komplikasi yang sering terjadi pada operasi seksio sesarea dengan insidensi mencapai 70%. Deksametason intravena
diketahui memiliki efek stabilisasi hemodinamik melalui peningkatan sensitivitas vaskular terhadap katekolamin dan penghambatan refleks Bezold-Jarisch. Dosis 8 mg telah banyak
digunakan, namun efektivitas dosis 5 mg pada populasi Indonesia belum diketahui.
Tujuan: Membandingkan efektivitas deksametason intravena dosis 5 mg dan 8 mg sebagai profilaksis hipotensi pasca anestesi spinal pada operasi seksio sesarea.
Metode: Penelitian ini merupakan uji klinis teracak pada pasien yang menjalani operasi seksio sesarea dengan anestesi spinal di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Subjek dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu kelompok deksametason 5 mg intravena dan kelompok deksametason 8 mg intravena. Variabel yang dinilai meliputi kejadian hipotensi, onset hipotensi, derajat penurunan
tekanan darah sistolik, dan total kebutuhan efedrin. Analisis statistik menggunakan uji Chi- square, independent t-test, Mann–Whitney, dan Kaplan-Meier dengan nilai p<0,05 dianggap
bermakna.
Hasil: Kejadian hipotensi pada kelompok deksametason 5 mg sebesar 39,3% dan kelompok 8 mg sebesar 32,1%, tanpa perbedaan bermakna secara statistik (p=0,577). Analisis onset
hipotensi juga tidak menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p=0,585). Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada derajat hipotensi (p=0,185), dan total kebutuhan
efedrin (p=0,523).
Kesimpulan: Pemberian deksametason intravena dosis 5 mg memiliki efektivitas yang sama dengan dosis 8 mg sebagai profilaksis hipotensi pasca anestesi spinal pada operasi seksio
sesarea.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: anestesi spinal, deksametason, hipotensi, seksio sesarea, efedrin
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 16 Sep 2026 07:40
Last Modified: 16 Sep 2026 07:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61142

Actions (login required)

View Item View Item