Search for collections on Undip Repository

IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA JUVENIL KARANG DI PULAU SAMBANGAN, KEPULAUAN KARIMUNJAWA, KABUPATEN JEPARA (23dik513)

SETIADI, ALTHAFA RAYHAN (2023) IDENTIFIKASI DAN KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA JUVENIL KARANG DI PULAU SAMBANGAN, KEPULAUAN KARIMUNJAWA, KABUPATEN JEPARA (23dik513). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Althafa Rayhan Setiadi 23dik513 FULL.pdf] Text
Althafa Rayhan Setiadi 23dik513 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Mikroplastik merupakan plastik berukuran <5 mm yang diduga dapat memberi
dampak negatif terhadap biota laut, khususnya karang. Penelitian sebelumnya
menunjukkan bahwa ekosistem terumbu karang di Kepulauan Karimunjawa telah
terpapar oleh mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya
paparan mikroplastik pada juvenil karang di Pulau Sambangan. Penelitian dilakukan
dengan metode eksperimental kuantitatif serta purposive sampling untuk metode
pengambilan sampel. Sampel karang meliputi juvenil dari Genus Acropora, Favia,
Galaxea, dan Pocillopora berukuran ≤ 5 cm. Fragmen sampel diambil dari 3 koloni
karang yang berbeda dari tiap genusnya, dengan masing-masing koloni diambil 1
fragmen berukuran 1 – 3 cm. Sampel karang diawetkan menggunakan larutan ethanol
70%. Sampel karang dihaluskan dan ditambahkan 200 ml larutan H2O2 30% dan 200
ml larutan ZnCl2 (ρ 1,5 g cm-3) dan dibiarkan selama 1×24 jam. Sampel kemudian
disaring pada kertas Whatman 0,45 μm. Pengamatan mikroplastik dilakukan dengan
mikroskop untuk mengidentifikasi mikroplastik berdasarkan bentuknya, yaitu fiber,
fragmen, dan film. Uji Fourier-Transform Infrared (FTIR) dilakukan untuk
mengetahui jenis polimer mikroplastik. Hasil menunjukkan bahwa kelimpahan
terbanyak terdapat pada juvenil Acropora dengan 13,57 ± 7,53 partikel/gr. Juvenil
Favia memiliki kelimpahan sebanyak 11,28 ± 13,32 partikel/gr. Juvenil Galaxea
memiliki kelimpahan sebanyak 7,93 ± 3,58 partikel/gr. Kelimpahan paling sedikit
terdapat pada juvenil Pocillopora dengan 4,21 ± 1,27 partikel/gr. Bentuk mikroplastik
yang ditemukan adalah fiber, film, dan fragmen. Fragmen menjadi yang terbanyak
dengan kelimpahan 6,90 ± 3,19 partikel/gr. Fiber merupakan bentuk terbanyak kedua
dengan kelimpahan 2,12 ± 1,16 partikel/gr. Film menjadi bentuk yang paling sedikit
dengan kelimpahan 0,23 ± 0,20 partikel/gr. Juvenil karang memiliki nilai kelimpahan
9,25 ± 7,67 partikel/gr dari seluruh sampel, sedangkan karang dewasa hanya 4,12 ±
3,55 partikel/gr dari seluruh sampel. Uji ANOVA Two-Way menunjukkan adanya
pengaruh genus dan umur karang terhadap kelimpahan mikroplastik (p < 0,05). Hasil
uji FTIR menunjukkan bahwa jenis polimer mikroplastik yang ditemukan pada seluruh
juvenil karang diduga merupakan Polyvinyl alcohol (PVA), sedangkan pada seluruh
karang dewasa diduga merupakan Polyethylene terephthalate (PET).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Juvenil Karang, Karimunjawa, Mikroplastik, Pulau Sambangan.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 15 Sep 2026 03:12
Last Modified: 15 Sep 2026 03:12
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61088

Actions (login required)

View Item View Item