Search for collections on Undip Repository

DEGRADASI PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) OLEH JAMUR DARI SEDIMEN MANGROVE PADA VARIASI pH DAN WAKTU INKUBASI (26dsa553)

FEBRIVIANA, SHINTA (2026) DEGRADASI PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) OLEH JAMUR DARI SEDIMEN MANGROVE PADA VARIASI pH DAN WAKTU INKUBASI (26dsa553). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Shinta Febriviana 26dsa553.pdf] Text
Shinta Febriviana 26dsa553.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Plastik berjenis Low Density Polyethylene (LDPE) banyak digunakan pada
saat ini, namun plastik jenis ini sulit terurai alami sehingga dapat mencemari
lingkungan, termasuk ekosistem mangrove. Kondisi ini, memerlukan metode
penguraian sampah plastik ramah lingkungan yaitu melalui pendekatan biologis
dengan jamur. Biodegradasi menggunakan jamur menjadi alternatif penanganan
limbah plastik, namun kemampuannya dipengaruhi oleh pH dan waktu inkubasi
karena memengaruhi aktivitas metabolit jamur. Penelitian ini bertujuan
mengidentifikasi karakteristik morfologi dan molekuler isolat jamur asal sedimen
mangrove, mengetahui kemampuan mendegradasi plastik LDPE pada variasi pH
(5, 6 dan 7) dan waktu inkubasi berdasarkan efisiensi degradasi dan biomassa jamur
serta mengetahui pengaruh jenis jamur, variasi pH dan waktu inkubasi terhadap
kedua parameter tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2025 –
Maret 2026 menggunakan metode eksperimental di laboratorium. Isolat jamur yang
digunakan adalah koleksi dari sedimen mangrove di Pantai Tirang, Semarang tahun
2023. Isolat terpilih yaitu T1.10-2, T1.10-3, dan P1.10-3. Identifikasi morfologi
menunjukkan ketiga isolat jamur memiliki kemiripan dengan genus Penicillium,
Aspergillus dan Mucor. Identifikasi molekuler isolat T1.10-3 memiliki tingkat
kemiripan 99,41% terhadap Penicillium citrinum. Ketiga isolat mampu
mendegradasi LDPE pada variasi pH selama 21 hari dengan efisiensi degradasi
berkisar 2,66%-5,33%. Efisiensi degradasi dan biomassa tertinggi pada hari ke-21
diperoleh Aspergillus sp. (P1.10-3) masing-masing sebesar 5,11±35,85% pH 7 dan
6,64±16,07 mg/mL pH 6. Uji Kruskal Wallis menunjukkan efisiensi degradasi tidak
berpengaruh signifikan oleh jenis jamur, variasi pH dan waktu (p>0,05), sedangkan
masing-masing jenis jamur signifikan terhadap biomassa (p<,001) dan waktu
inkubasi (p=0,024), namun tidak dengan variasi pH (p=0,122). Hubungan biomassa
dengan efisiensi degradasi berbeda antar isolat, mencerminkan perbedaan respons
biologis yang dapat dipengaruhi oleh pH, waktu dan karakteristik masing-masing
isolat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: biodegradasi, jamur, LDPE, sedimen mangrove, variasi pH, waktu inkubasi.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 11 Sep 2026 08:41
Last Modified: 11 Sep 2026 08:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60975

Actions (login required)

View Item View Item