ANDITO BAWONO, NICHOLAUS KEVIN (2024) KARAKTERISTIK MORFOMETRIK DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA KERANG HIJAU (Perna viridis) DI PERAIRAN TAMBAK LOROK, SEMARANG (24dik838). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Nicholaus Kevin Andito Bawono 24dik838 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kerang hijau merupakan salah satu produk hasil laut yang dikenal oleh
masyarakat luas. Salah satu wilayah yang menjadikan kerang hijau sebagai
komoditas utama bagi masyarakat sekitar adalah wilayah Tambak Lorok,
Semarang. Kerang hijau yang diperoleh di Tambak Lorok umumnya dipasarkan di
TPI Tambak Lorok maupun dipasarkan ke daerah lain. Peningkatan jumlah kegiatan
industri dan pemukiman diduga turut menyumbang pencemaran di perairan Tambak
Lorok. Pencemaran logam Cd di perairan Tambak Lorok disebabkan oleh aktivitas
industri plastik, bubut logam, kertas, karoseri, serta reparasi kapal yang ada di
sekitar perairan Tambak Lorok. Kontaminasi logam Kadmium di perairan juga
dapat masuk ke dalam tubuh manusia salah satunya melalui konsumsi kerang hijau.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan distribusi ukuran
kerang hijau, mengetahui kandungan logam berat kadmium pada kerang hijau, serta
mengetahui batas aman konsumsi jaringan lunak kerang hijau dari perairan Tambak
Lorok. Metode yang dilakukan pada penelitian ini merupakan metode deskriptif
eksploratif, yang menggambarkan keadaan kerang hijau dari perairan Tambak
Lorok melalui pengukuran morfometrik, uji kandungan logam kadmium pada
jaringan lunaknya, serta melakukan analisis terhadap nilai risiko kesehatan.
Pengukuran morfometri kerang hijau dilakukan menggunakan 300 ekor kerang
dengan ukuran yang bervariasi. Kerang hijau dari perairan Tambak Lorok memiliki
pola pertumbuhan panjang cangkang dan berat jaringan lunak alometrik negatif (b
= 2,0469) dan nilai modus ukuran panjang cangkang kerang hijau berada pada
rentang 50,7 – 55,1 mm. kerang hijau dari perairan Tambak Lorok memiliki
kandungan kadmium sebesar 0,94 mg/kg, yang hampir mencapai nilai baku mutu
sebesar 1 mg/kg. Nilai estimasi asupan harian atau EDI dan nilai bahaya target atau
THQ pada jaringan lunak kerang hijau dari perairan Tambak Lorok untuk anak
anak dan dewasa masih berada pada risiko rendah terhadap kesehatan. Batas aman
kerang hijau yang dapat dikonsumsi sebanyak 0,053 kg/minggu kerang pada anak
anak dan 0,154 kg/minggu kerang untuk orang dewasa atau sebanyak 51 ekor untuk
orang dewasa dan 18 ekor untuk anak-anak pada rata-rata berat kerang hijau sebesar
3 g.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan, Batas Aman Konsumsi, Kadmium, Kerang Hijau, Morfometri, Pola Pertumbuhan. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 02:34 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 02:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60896 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
