LESTARI, YUMNA (2024) MORFOLOGI DAN DNA BARCODING IKAN BILIH (Mystacoleucus padangensis Bleeker, 1852) DI DANAU SINGKARAK, SUMATERA BARAT (24dsa835). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Yumna Lestari 24dsa835 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Danau Singkarak merupakan danau yang berada di dua kabupaten, yaitu
Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi spesies ikan bilih secara
konvensional dan molekuler, pertumbuhan morfometri, dan dugaan jenis pakannya
serta mempelajari hubungan kekerabatan ikan bilih dengan ikan lain yang berada
di Danau Singkarak berdasarkan data sekunder (GenBank). Metode yang
digunakan adalah identifikasi konvensional dan molekuler. Identifikasi
konvensional didasarkan pada morfologi dan pertumbuhan morfometri ikan bilih.
Identifikasi molekuler menggunakan DNA Barcoding. Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan April hingga Juli 2024 dan bulan Desember 2024. Sampel yang diambil
berupa ikan bilih dan air Danau Singkarak. Pengambilan sampel dilakukan
langsung di bagan yang terdapat di Danau Singkarak. Berdasarkan morfologinya,
ikan bilih memiliki bentuk tubuh yang pipih (compressed) dan lonjong dengan
bentuk mulut terminal. Bentuk ekor ikan bilih adalah bercagak dua (forked) dan
berwarna keperakan pada bagian badan serta orange kekuningan pada bagian ekor.
Sampel ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) memiliki panjang total rata – rata
5,452 – 9,13 cm dengan pola pertumbuhan alometrik positif terhadap bobotnya.
Setelah dilakukan identifikasi molekuler didapatkan hasil bahwa sekuens tersebut
memiliki percent similarity sebesar 100% dengan spesies Mystacoleucus
padangensis. Ditemukan fitoplankton, zooplankton, dan potongan – potongan
Crustacea pada usus ikan bilih. Ikan bilih tergolong sebagai ikan zooplanktivorous
yaitu ikan omnivora yang cenderung karnivora. Hubungan kekerabatan ikan bilih
dengan ikan yang terdapat di Danau Singkarak menunjukkan hubungan genetik
yang dekat yaitu sebesar < 2% terhadap ikan yaitu ikan kapiek/tengadak
(Barbonymus
schwanendeldii),
ikan
bagiek/sasau/hampal
(Hampala
macrolepidota), ikan turiak/keperas (Cyclocheilichthys sp.), dan ikan wader
(Mystacoleucus marginatus).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Danau Singkarak, DNA barcoding, ikan bilih, morfologi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 02:23 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 02:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60893 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
