Search for collections on Undip Repository

RAIN CITY: DESAIN KOTA SPEKULATIF HYDRO ADAPTIVE URBANISM DENGAN ATMOSFER HUJAN MELALUI METODE RAINMAKING

Aru Putra Bernard, Bani (2026) RAIN CITY: DESAIN KOTA SPEKULATIF HYDRO ADAPTIVE URBANISM DENGAN ATMOSFER HUJAN MELALUI METODE RAINMAKING. Undergraduate thesis, Undip.

[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_Cover.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_Cover.pdf - Submitted Version

Download (186kB)
[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_Halaman Pengesahan.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_Halaman Pengesahan.pdf - Submitted Version

Download (108kB)
[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_Abstrak.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (270kB)
[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_BAB 1 Pendahuluan.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_BAB 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (436kB)
[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_BAB 2 Tinjauan Pustaka.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_BAB 2 Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_BAB 3 Tinjauan Konsep.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_BAB 3 Tinjauan Konsep.pdf - Submitted Version

Download (308kB)
[thumbnail of Bani Aru Putra Bernard_Daftar Pustaka.pdf] Text
Bani Aru Putra Bernard_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (272kB)

Abstract

Perubahan iklim dan meningkatnya intensitas curah hujan di kawasan perkotaan menuntut pendekatan baru dalam perancangan kota yang lebih adaptif terhadap kondisi atmosfer dan siklus hidrologi. Sebagian besar kota masih memandang hujan sebagai permasalahan yang harus segera dibuang melalui sistem drainase, sehingga potensi ekologis dan spasial dari hujan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini mengusulkan konsep Rain City sebagai pendekatan desain spekulatif dalam arsitektur dan urbanisme yang mengeksplorasi hubungan antara kota, atmosfer, dan presipitasi sebagai elemen pembentuk
ruang. Melalui pendekatan ini, hujan dipahami tidak hanya sebagai fenomena alam, tetapi sebagai medium arsitektural yang mampu membentuk pengalaman ruang, memengaruhi
kondisi atmosfer perkotaan, serta menjadi bagian dari sistem infrastruktur yang adaptif terhadap air (hydro-adaptive urbanism). Konsep rainmaking juga dieksplorasi sebagai strategi spekulatif untuk memanfaatkan proses atmosferik dalam menciptakan kondisi mikroklimat yang lebih nyaman dan produktif bagi lingkungan perkotaan. Perancangan Rain City mengintegrasikan sistem pengelolaan air hujan, pembentukan lanskap urban berbasis air, serta pengembangan ruang publik yang responsif terhadap perubahan kondisi cuaca dan atmosfer. Melalui pendekatan ini, hujan diposisikan sebagai elemen aktif yang tidak hanya memengaruhi bentuk kota, tetapi juga memperkaya pengalaman arsitektural serta memperkuat hubungan antara manusia, lingkungan urban, dan dinamika atmosfer. Kata kunci: Desain Spekulatif, Arsitektur, Atmosfer, Hujan, Rainmaking, Hydro-
Adaptive, Urban.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 10 Sep 2026 02:29
Last Modified: 10 Sep 2026 02:29
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60802

Actions (login required)

View Item View Item