Ifadhah, Yusnisa (2026) TEBAL LEMAK PUNGGUNG DAN RIB EYE MUSCLE AREA DOMBA EKOR TIPIS YANG DIBERI PAKAN SUBSTITUSI BIJI DURIAN DENGAN LEVEL BERBEDA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
BAB I - BAB III_Yusnisa Ifadhah_23010122130082.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV - DAFTAR PUSTAKA_Yusnisa Ifadhah_23010122130082.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (450kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN DAN BIODATA_Yusnisa Ifadhah_23010122130082.pdf Restricted to Repository staff only Download (475kB) |
Abstract
Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Maret – Mei 2026 di Kandang Kambing/Domba dan Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Kerja, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons komposisi tubuh domba Ekor Tipis (DET) terhadap penggunaan biji durian sebagai pakan substitusi. Materi yang digunakan adalah 24 ekor DET berumur 8 bulan dengan rataan bobot badan 27,50 ± 3,00 kg. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, T0 = Pakan komplit 100%, T1 = Pakan komplit 90% + Biji durian 10%, T2 = Pakan komplit 80% + Biji durian 20%, T3 = Pakan komplit 70% + Biji durian 30%, masing-masing perlakuan diulang pada 6 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu ketebalan lemak punggung yang diamati pada minggu ke- 1, ke-2, ke-3, ke-4, ke-5, ke-6, dan ke-7 dan rib eye muscle area pada minggu ke- 5, ke-6, dan ke-7 pada DET. Kedua parameter tersebut diukur menggunakan alat Digital Veterinary Ultrasound Imaging System CTS-800 dengan frekuensi 3,5 MHz dan kedalaman 18,1 cm untuk tebal lemak punggung serta frekuensi 5,0 MHz dan kedalaman 7,1 cm untuk REA. Analisis linear mixed model memperlihatkan bahwa tebal lemak punggung tidak dipengaruhi oleh perlakuan (p=0,559) dan interaksi perlakuan × waktu (p=0,694), namun berubah nyata seiring bertambahnya minggu pengamatan (p<0,05). Rib eye area (REA) menunjukkan pengaruh waktu (p<0,05) serta interaksi perlakuan × waktu (p=0,009) yang nyata, namun pengaruh perlakuan tidak nyata. Hal ini menandakan bahwa efek suplementasi biji durian terhadap perkembangan area otot baru tampak jelas pada fase akhir pengamatan, terutama pada taraf suplementasi yang lebih tinggi. Simpulan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan sumber daya pakan lokal melalui suplementasi biji durian sampai taraf 30% sebagai sumber energi berpotensi meningkatkan efisiensi produksi daging pada domba.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | S1 Peternakan Undip |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:25 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
