Humaira, Nabila Zulfa and Saptono, Hendro and Gutami, Budi (2017) IMPLIKASI YURIDIS UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA TERHADAP KONTRAK KARYA PERTAMBANGAN ANTARA PEMERINTAH INDONESIA DENGAN PT. FREEPORT INDONESIA. _009 PDT 2017. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - abstrak.pdf Download (65kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (117kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (549kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (72kB) |
|
|
Text
009 Nabila Zulfa Humaira - dapus.pdf Download (166kB) |
Abstract
Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara membawa perubahan bagi kegiatan pertambangan Indonesia dimana sebelumnya pelaku usaha tambang menggunakan Kontrak Karya untuk melaksanakan usahanya, maka saat ini telah berubah menjadi konsepsi izin berupa
Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Dalam keberlakuannya, UU No. 4/2009 tetap menghormati Kontrak Karya yang masih berlaku, namun renegosiasi tetap dilaksanakan untuk dapat dimasukan dalam amandemen kontrak karya.
Penulisan hukum ini menggunakan metode yuridis normatif melalui studi dokumen serta tinjauan terhadap norma hukum tertulis yang mencakup tentang penelitian dengan spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis.
Hasil dari penelitian ini adalah renegosiasi Kontrak Karya PT. Freeport Indonesia sebagai implikasi yuridis kehadiran UU No. 4/2009 dalam posisi pemerintah sejajar dengan PT. Freeport Indonesia di dalam Kontrak Karya tersebut, renegosiasi tetap dapat dilakukan meskipun terdapat asas pacta sunt servanda sebagai asas yang diakui dalam hukum perjanjian di Indonesia. Dengan segala upaya pemerintah berusaha untuk mengamandemen kontrak karya PT. Freeport Indonesia, hingga pada awal tahun 2017 pemerintah dapat memastikan bahwa PT. Freeport Indonesia tidak akan meminta perpanjangan Kontrak Karyanya namun bersedia untuk mengganti dengan sistem Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Kata Kunci : Kontrak Karya, Renegosiasi, Izin Usaha Pertambangan
Khusus, PT. Freeport Indonesia
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontrak Karya, Renegosiasi, Izin Usaha Pertambangan Khusus, PT. Freeport Indonesia |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 06:47 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 06:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60676 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
