Search for collections on Undip Repository

PENGARUH DOSIS HORMON TIROKSIN YANG BERBEDA DENGAN METODE PERENDAMAN TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) (24da758)

GULTOM, IRWAN SAPUTRA (2024) PENGARUH DOSIS HORMON TIROKSIN YANG BERBEDA DENGAN METODE PERENDAMAN TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) (24da758). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of IRWAN SAPUTRA GULTOM 24da758 FULL.pdf] Text
IRWAN SAPUTRA GULTOM 24da758 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Nilem (O. hasselti) merupakan spesies ikan air tawar asli Indonesia yang
sering dikonsumsi baik daging maupun telurnya oleh masyarakat Indonesia.
Kebutuhan nutrisi yang optimal, terutama protein, diperlukan untuk meningkatkan
pertumbuhan dan produksi somatik. Pengembangbiakan ikan nilem perlu
dikembangkang untuk menyuplai kebutuhan masyarakat akan produksi ikan nilem.
Stadia larva ikan nilem merupakan masa yang rentan bagi benih ikan nilem dan
pada masa stadia larva pertumbuhan lambat . Penggunaan hormon tiroksin dapat
digunakan untuk mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan dari ikan nilem,
dan merupakan solusi untuk mengatasi tingginya permintaan ikan nilem. Hormon
tiroksin dapat diterapkan melalui metode oral dan perendaman merupakan cara
yang paling aplikatif, karenamudah untuk dilakukan serta dapat dilakukan
bersamaan dengan pemberian pakan. Penggunaan hormon tiroksin ini akan
membantu proses metabolisme ikan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji
pengaruh pemberian hormon tiroksin dengan dosis berbeda terhadap kelangsungan
hidup dan pertumbuhan ikan nilem (O.hasselti) dan mengkaji dosis memberikan
kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan nilem (O. hasselti) yang terbaik.
Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan Sawangan pada tanggal 10 April –
10 Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.
Perlakuan yang digunakan adalah dosis hormon tiroksin yang diberikan dalam air
media perendaman, yaitu 0 mg/L, 0,15 mg/L, 0,35 mg/L dan 0,55 mg/L. Hasil
penelitian menunjukkan dosis hormon tiroksin yang berbeda berpengaruh nyata
terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan ikan nilem. Dosis hormon tiroksin 0,35
mg/L merupakan dosis yang menghasilkan kelulushidupan dan pertumbuhan
terbaik. Kelulus hidupan sebesar 90%, pertumbuhan bobot mutlak 0,113gr,
pertumbuhan panjang mutlak 1,20 cm dan SGR 0,135%/hari. Selama periode
penelitian, nilai parameter kualitas air berada pada kisaran yang layak untuk
pertumbuhan larva ikan nilem.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kelulushidupan,Nilem, Perendaman, SGR, Tiroksin
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 08 Sep 2026 04:22
Last Modified: 08 Sep 2026 04:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60662

Actions (login required)

View Item View Item