Search for collections on Undip Repository

PENGELOLAAN LAHAN PASCATAMBANG PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATU GRANIT PT WIRA PENTA KENCANA KABUPATEN KARIMUN

SIHOMBING, Lismei Santria and Hadi, Sudharto P. and Kurniati, Rina (2026) PENGELOLAAN LAHAN PASCATAMBANG PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATU GRANIT PT WIRA PENTA KENCANA KABUPATEN KARIMUN. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of cover aja.pdf] Text
cover aja.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of Cover lengkap.pdf] Text
Cover lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (799kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (965kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (478kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (480kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penambangan batu granit memberikan konstribusi terhadap pendapatan daerah, namun disisi lain berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, degradasi tanah, erosi, serta penurunan kualitas lingkungan serta dampak sosial ekonomi. Kondisi akhir lahan bekas tambang batu granit berbentuk lubang bekas penambangan (void). Penelitian bertujuan untuk memastikan kondisi lahan bekas tambang sesuai dengan rencana pascatambang serta melakukan strategi pengelolaan reklamasi dan pascatambang yang efektif sehingga tercapainya tujuan pemulihan lingkungan terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Dalam melakukan kegiatan reklamasi dan pascatambang perlu memperhatikan kondisi geologi lingkungan, klimatologi, hidrologeologi, topografi dan geomorfologi, serta jenis tanah sebagai strategi untuk menyusun reklamasi dan pascatambang yang sesuai dengan karakterisktik lokasi perusahaan sehingga keberhasilan pemulihan lahan pascatambang dapat lebih optimal. Metode penelitian menggunakan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan, menjelaskan dan menginterpretasikan data yang diperoleh secara sistematis sesuai dengan kondisi yang sebenarnya dilapangan. Data yang diperoleh dari observasi dilapangan dan hasil kusioner serta wawancara key informan selanjutnya diolah dan dideskripsikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lubang bekas tambang (void) akan dijadikan reservoir air dan kawasan di luar void akan ditanami tanaman buah buahan untuk menciptakan pemulihan lingkungan yang lebih stabil dan pembangunan berkelanjutan. Strategi yang direkomendasikan dalam melakukan kegiatan pelaksanaan lahan pascatambang adalah melakukan evaluasi kesesuaian dokumen dan implementasi di lapangan, mengoptimalkan penggunaan tanah pucuk (top soil) sebagai media tanam, melakukan pemeliharaan tanaman secara rurin melalui penyulaman, pemupukan dan pengendalian gulma, memiliki tenaga teknis yang berkompeten, melaksanakan monitoring reklamasi secara berkala.
Kata Kunci: Lahan Bekas Tambang, Pengelolaan Pascatambang, Pemulihan Lingkungan, Kesejahteraan Masyarakat, Penambangan Berkelanjutan

Granite mining contributes to regional revenue but can also cause environmental impacts, including land degradation, erosion, and declining environmental quality, as well as socio-economic consequences. The final condition of the former granite mining land is a mining hole (void). This study aims to ensure that the condition of the post-mining land aligns with the post-mining plan and to implement effective reclamation and post-mining management strategies. These strategies aim to achieve environmental restoration goals to support sustainable development while enhancing the community’s social and economic well-being. Reclamation and post-mining activities must take into account environmental geology, climatology, hydrogeology, geomorphology, and soil types; considering these factors allows for the formulation of strategies tailored to the site’s specific characteristics, thereby optimizing the success of land restoration. A descriptive analysis method was employed to systematically describe, explain, and interpret the data obtained, reflecting actual field conditions. Data gathered from field observations, questionnaires, and key informant interviews were subsequently processed and described. The study results indicate that the mining void will be converted into a water reservoir. At the same time, the surrounding area will be planted with fruit-bearing trees to foster stable environmental restoration and sustainable development. Recommended strategies for post-mining land management include evaluating the alignment between planning documents and field implementation, optimizing the use of topsoil as a planting medium, conducting routine plant maintenance (including replanting, fertilizing, and weed control), employing competent technical personnel, and carrying out periodic monitoring of reclamation efforts.
Keywords: Post-mining management, environmental restoration, community welfare, sustainable mining

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Lahan Bekas Tambang, Pengelolaan Pascatambang, Pemulihan Lingkungan, Kesejahteraan Masyarakat, Penambangan Berkelanjutan
Subjects: Social Science and Political Science
Engineering
Divisions: Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
Depositing User: ekana listianawati
Date Deposited: 08 Sep 2026 04:27
Last Modified: 08 Sep 2026 04:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60661

Actions (login required)

View Item View Item