REGIA DWI ANUGERAH, DELONIX (2026) PENATAAN KAMPUNG BAHARI TAMBAKLOROK BERBASIS SISTEM SOSIO- EKOLOGIS(SES) KAWASAN. Undergraduate thesis, Undip.
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_Cover.pdf - Submitted Version Download (372kB) |
|
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_Halaman Pengesahan.pdf - Submitted Version Download (52kB) |
|
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_Abstrak.pdf - Submitted Version Download (173kB) |
|
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_BAB I.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_BAB II.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_BAB III.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Delonix Regia Dwi Anugerah_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (161kB) |
Abstract
Kawasan pesisir perkotaan merupakan ruang yang memiliki dinamika tinggi akibat interaksi antara sistem sosial dan ekologis. Kampung Tambaklorok sebagai kampung nelayan terbesar
di Kota Semarang menghadapi berbagai permasalahan kompleks, seperti penurunan muka tanah, banjir rob, kepadatan permukiman, serta keterbatasan infrastruktur dasar yang
berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Intervensi penataan kawasan yang selama ini cenderung bersifat top-down dan berfokus pada pembangunan fisik terbukti mampu
meningkatkan ketahanan lingkungan secara jangka pendek, namun belum sepenuhnya mendukung kapasitas adaptif masyarakat nelayan dalam menghadapi perubahan yang
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep redesain Kampung Bahari Tambaklorok berbasis Sistem Sosio-Ekologis(SES) yang mampu menyeimbangkan ketahanan fisik lingkungan dengan praktik adaptasi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, serta studi literatur, didukung dengan metode dokumentatif dan komparatif untuk memperoleh pemahaman tipologi dan strategi perancangan yang tepat. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa pendekatan SES memungkinkan integrasi antara aspek sosial, ekonomi, dan ekologis dalam satu kesatuan sistem yang adaptif. Konsep desain diarahkan pada penguatan resiliensi kawasan melalui penataan ruang yang responsif terhadap banjir rob dan penurunan muka
tanah, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengakomodasian aktivitas livelihood masyarakat nelayan. Fokus penataan pada RW 16 sebagai area dengan tingkat kerentanan tinggi menjadi strategi untuk menciptakan kawasan yang berkelanjutan, adaptif, dan mampu mempertahankan identitas lokal. Dengan demikian, redesain Kampung Bahari Tambaklorok berbasis Sistem Sosio-Ekologis(SES) diharapkan dapat menjadi model penataan kawasan pesisir yang tidak hanya berorientasi pada ketahanan fisik, tetapi juga pada keberlanjutan sistem sosial dan ekologis secara holistik. Kata kunci: Kampung nelayan, pesisir perkotaan, sistem sosio-ekologis (SES), resiliensi, Tambaklorok
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 01:29 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 01:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
