ARUAN, ANGGI MARA MUTANIA and Yunanto, Yunanto and Turisno, Bambang Eko (2018) PANDANGAN HUKUM AGAMA KRISTEN PROTESTAN TERHADAP PERCERAIAN YANG TERJADI PADA PASANGAN BERAGAMA KRISTEN PROTESTAN DI PENGADILAN. _060 PDT 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_ABSTRAK.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (282kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (333kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (470kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (101kB) |
|
|
Text
ANGGI MARA MUTANIA ARUAN_DAFPUS.pdf Download (238kB) |
Abstract
Semua masyarakat Indonesia harus tunduk pada Undang-Undang Perkawinan. Masalah muncul saat terdapat ketentuan dalam undang-undang ini yang tidak sesuai dengan prinsip beberapa golongan masyarakat Indonesia, dalam hal ini perceraian, yang dalam masyarakat beragama Kristen Protestan adalah hal sangat tercela. Rumusan masalah yang timbul adalah bagaimana proses pelaksanaan perceraian bagi pasangan beragama Kristen Protestan di Pengadilan Negeri, dan bagaimana pandangan Hukum Agama Kristen Protestan terhadap perceraian tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris. Spesifikasi penelitian yang dipakai adalah deskriptif analitis. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara sebagai data primer, dan buku serta literatur lain sebagai data sekunder. Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah metode analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, proses pasangan Kristen untuk bercerai di Pengadilan Negeri ialah mengikuti alur sesuai yang telah ditentukan oleh Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Kemudian, walaupun di Pengadilan Negeri putusan cerai telah berkekuatan hukum tetap dan telah dicatatkan di Catatan Sipil, menurut Hukum Agama Kristen Protestan, perkawinan tersebut tidak terputus, melainkan terus berlangsung, karena dalam Hukum Agama Kristen, perkawinan tidak akan bisa diputus kecuali oleh kematian. Ketidakpastian hukum bagi pasangan Kristen yang bercerai di Pengadilan Negeri ini sebaiknya segera ditangani dengan merevisi Undang-Undang Perkawinan maupun peraturan pelaksananya.
Kata Kunci : Undang-Undang Perkawinan, Perceraian, Perkawinan Kembali, Pasangan Kristen
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Undang-Undang Perkawinan, Perceraian, Perkawinan Kembali, Pasangan Kristen |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:11 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 03:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60562 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
