Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH, PERFEKSIONISME, DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN ANGKATAN 2022 UNIVERSITAS DIPONEGORO

Ilmawan, Fitra Zharfan and Ediati, Annastasia (2026) HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH, PERFEKSIONISME, DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN ANGKATAN 2022 UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of abstrak bab 1.pdf] Text
abstrak bab 1.pdf

Download (408kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan perfeksionisme dengan body dissatisfaction pada mahasiswa Ilmu Keperawatan angkatan 2022 Universitas Diponegoro. Body dissatisfaction merupakan evaluasi negatif individu terhadap bentuk dan penampilan tubuhnya. IMT merupakan ukuran status gizi yang dihitung berdasarkan perbandingan berat badan (kg) dengan tinggi badan kuadrat (m²). Perfeksionisme merupakan kecenderungan individu untuk menetapkan standar yang sangat tinggi bagi dirinya sendiri maupun orang lain disertai evaluasi diri yang ketat. Subjek penelitian berjumlah 130 mahasiswa program sarjana Ilmu Keperawatan angkatan 2022 Universitas Diponegoro. Pengumpulan data menggunakan Multidimensional Perfectionism Scale (15 aitem, α = 0,839), skala body dissatisfaction (29 aitem, α = 0,953), serta pengukuran IMT melalui self-report berat dan tinggi badan. Hasil analisis regresi linear berganda menggunakan JASP menunjukkan bahwa secara simultan IMT dan perfeksionisme berhubungan signifikan dengan body dissatisfaction (F(2,127) = 19,06; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 21,9% (adjusted R² = 0,219). Secara parsial, IMT berhubungan positif dan signifikan terhadap body dissatisfaction (β = 0,362; p < 0,001), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi IMT maka semakin tinggi tingkat body dissatisfaction yang dialami mahasiswa. Perfeksionisme juga berhubungan positif dan signifikan terhadap body dissatisfaction (β = 0,311; p < 0,001), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi perfeksionisme maka semakin tinggi tingkat body dissatisfaction yang dialami mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, yaitu IMT dan perfeksionisme secara bersama-sama berhubungan dengan body dissatisfaction. Secara parsial, IMT dan perfeksionisme masing-masing merupakan prediktor signifikan terhadap body dissatisfaction.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Fakultas Psikologi
Date Deposited: 14 Sep 2026 07:47
Last Modified: 14 Sep 2026 07:47
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60559

Actions (login required)

View Item View Item