Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, BUDAYA KESELAMATAN, DAN KETERSEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP SAFETY BEHAVIOR PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN MASJID UNIVERSITAS DIPONEGORO

MUSTIKANINGRUM, VIONA AULIA (2026) HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, BUDAYA KESELAMATAN, DAN KETERSEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP SAFETY BEHAVIOR PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN MASJID UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO VIONA AULIA.pdf] Text
REPO VIONA AULIA.pdf - Published Version

Download (476kB)

Abstract

Safety behavior merupakan aspek penting dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi yang memiliki tingkat risiko tinggi karena karakteristik pekerjaan yang kompleks, penggunaan alat berat, serta lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan bahaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik individu, budaya keselamatan, dan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan safety behavior pada pekerja proyek pembangunan masjid di area Universitas Diponegoro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 37 pekerja dengan sampel sebanyak 37 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, pengukuran safety behavior menggunakan kuesioner Neal & Griffin, budaya keselamatan menggunakan NOSACQ-50, dan ketersediaan APD menggunakan checklist APD berdasarkan Permenkaer No.8 Tahun 2010 dan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja memiliki safety behavior dengan kategori baik (62.2%), berusia >30 tahun (56.8%), berpendidikan rendah (59.5%), memiliki masa kerja >5 tahun (62.2%), serta bekerja >8 jam per hari (56.8%), memiliki budaya keselamatan cukup buruk (45.9%), dan ketersediaan APD yang baik (73.0%). Terdapat hubungan antara durasi kerja dengan safety behavior (p-value=0.007), sedangkan usia, tingkat pendidikan, masa kerja, budaya keselamatan, dan ketersediaan APD tidak berhubungan signifikan dengan safety behavior.

Kata kunci : safety behavior, karakteristik individu, budaya keselamatan,
ketersediaan APD, pekerja konstruksi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 04 Sep 2026 03:56
Last Modified: 04 Sep 2026 03:56
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60505

Actions (login required)

View Item View Item