Naeni, Tamara Nur (2026) DI BALIK BULU MATA LENTIK: PERFORMATIVITAS GENDER DAN NEGOSIASI IDENTITAS PEREMPUAN DALAM PRAKTIK EYELASH EXTENSION DI STUDIO ARAW.LASH. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SA687 Tamara Nur Naeni 13040222140150 OK_1.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
SA687 Tamara Nur Naeni 13040222140150 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SA687 Tamara Nur Naeni 13040222140150 OK_3.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA687 Tamara Nur Naeni 13040222140150 OK_4.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA687 Tamara Nur Naeni 13040222140150 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan media sosial dan industri kecantikan telah mengubah konsep
kecantikan menjadi konstruksi sosial-budaya yang semakin seragam di era modern.
Salah satu tren yang merefleksikan fenomena tersebut adalah popularitas eyelash
extension di kalangan perempuan urban, termasuk di kota Semarang. Penelitian ini
bertujuan menganalisis makna sosial praktik eyelash extension dalam konstruksi
tubuh perempuan dan idealitas feminitas dari perspektif antropologi gender.
Rumusan masalah yang dikaji adalah bagaimana dinamika standar kecantikan
perempuan tercermin dalam praktik eyelash extension di Studio Araw.Lash dan
bagaimana praktik tersebut beroperasi sebagai performativitas gender serta
identitas perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dan desain studi kasus. Lokasi penelitian ditentukan secara
sengaja di Studio Araw.lash, Banyumanik, Semarang. Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penentuan
informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pelanggan tetap
yang telah melakukan treatment minimal tiga kali, sehingga diperoleh lima orang
informan perempuan. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman melalui
tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa standar kecantikan di Studio Araw.lash tidak muncul secara
alami melainkan dikonstruksi secara sosial melalui paparan konten beauty
influencer di media sosial yang menginternalisasi citra bulu mata panjang, tebal,
dan lentik sebagai simbol femininitas ideal. Praktik eyelash extension terbukti
menjadi bentuk performativitas gender di mana perempuan secara aktif melakukan
feminitas melalui pengulangan praktik estetika untuk memenuhi ekspektasi
lingkungan sosial. Di sisi lain, praktik tersebut juga membuka ruang agensi bagi
perempuan untuk menavigasi dan menegosiasi bentuk kecantikan yang sesuai
dengan identitas pribadi. Namun penggunaan berkelanjutan menghasilkan
keterikatan psikologis yang membuat perempuan merasa tidak lengkap ketika
kembali ke kondisi tubuh alami, sehingga terjebak dalam siklus perawatan tanpa
akhir.
Kata Kunci: Eyelash Extension, Performativitas Gender, Standar Kecantikan,
Agensi Tubuh, Antropologi Gender
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eyelash Extension, Performativitas Gender, Standar Kecantikan, Agensi Tubuh, Antropologi Gender |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 04:42 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 04:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60445 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
