SHABRINA, SABILLA DIANITA and Prananingtyas, Paramita and Lestari, Sartika Nanda (2017) ANALISA YURIDIS OPERASIONAL PENGAWASAN OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) DALAM PRAKTEK KEGAGALAN TRANSAKSI EFEK DENGAN MEKANISME SCRIPLESS TRADING. _132 DG 2017. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (285kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - abstrak.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (239kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (128kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (409kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (124kB) |
|
|
Text
132 SABILLA DIANITA SHABRINA - dapus.pdf Download (152kB) |
Abstract
Pasar modal merupakan wadah ekonomi pada suatu Negara. Pasar Modal selain dapat dijadikan sebagai acuan untuk melihat bagaimana dinamisnya bisnis suatu Negara, pasar modal juga dapat menggerakkan berbagai kebijakan ekonominya seperti kebijakan fiscal dan moneter. Pada era globalisasi teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari- hari, begitu juga transaksi dalam
pasar modal yang ikut berubah seiring perkembangan zaman. Dewasa ini dengan perkembangan kemajuan teknologi maka saham yang diperdagangkan tidak lagi berbentuk sertifikat saham seperti dulu, melainkan saham-saham tersebut telah dirubah menjadi saham elektronik atau biasa disebut dengan Scripless Trading.
Pada kenyataannya transaksi dengan mekanisme Scripless Trading tidak selalu berjalan mulus. Sebagai lembaga pengawas pada sektor keuangan terkhusus pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan (atau selanjutnya disebut OJK) memiliki peran penting terhadap segala kegiatan pada pasar modal terlebih dalam segala permasalahan yang terjadi pada sektor pasar modal.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk
pengawasan OJK terhadap kegagalan transaksi pada pasar modal terkhusus pada transaksi dengan mekanisme Scripless Trading.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Analisis data dilakukan dengan metode normatif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini adalah OJK sebagaimana diatur dalam Undang – Undang 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai lembaga independen yang bertugas untuk mengawasi segala sektor keuangan salah satunya pasar modal. Dilihat dari POJK No. 45 tahun 2016 tentang Pengawasan terhadap
wakil dan perusahaan efek dimana OJK dapat memberikan sanksi terhadap transaksi efek yang mengalami kegagalan. Dalam transaksi menggunakan mekanisme Scripless Trading, OJK akan turun untuk menyelesaikan kegagalan apabila kegagalan tersebut menimbulkan efek yang domino yang menimbulkan kerugian yang signifikan terhadap kegiatan pasar modal.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah investor yang mengalami kerugian akibat kegagalan transaksi pada pasar modal dengan mekanisme Scripless trading tidak perlu kawatir, dikarenakan menurut POJK 26/OJK.04/2014 khususnya pada pasal 1 dan 4 dimana penyelesaian transaksi yang disebabkan Karena kegagalan
transaksi melalui mekanisme Scripless Trading penyelesaiannya akan dijamin oleh Lembaga Kliring dan Penjaminan sehingga investor akan mendapatkan kembali yang menjadi haknya.
Kata Kunci : Pasar Modal, Scripless Trading, OJK, investor
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pasar Modal, Scripless Trading, OJK, investor |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:11 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60340 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
