Search for collections on Undip Repository

PENGEMBANGAN KERANGKA KERJA PROSEDUR PENERAPAN REKAYASA NILAI PADA ADAPTIVE REUSE BANGUNAN RUMAH SAKIT SEBAGAI BENTUK KONSTRUKSI YANG BERKELANJUTAN

HARTUTI WAHYUNINGRUM, SRI (2026) PENGEMBANGAN KERANGKA KERJA PROSEDUR PENERAPAN REKAYASA NILAI PADA ADAPTIVE REUSE BANGUNAN RUMAH SAKIT SEBAGAI BENTUK KONSTRUKSI YANG BERKELANJUTAN. Doctoral thesis, Undip.

[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_COVER.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_COVER.pdf - Submitted Version

Download (267kB)
[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Submitted Version

Download (55kB)
[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_ABSTRAK.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_ABSTRAK.pdf - Submitted Version

Download (433kB)
[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_BAB 2.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (10MB)
[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_BAB 3 METODE.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_BAB 3 METODE.pdf - Submitted Version

Download (6MB)
[thumbnail of SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
SRI HARTUTI WAHYUNINGRUM_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (4MB)

Abstract

Penerapan dan pelaksanaan kegiatan konstruksi yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan mengedepankan konsep prosedur pelaksanaan yang lebih jelas sehingga dapat diukur hasil kinerjanya, serta efisiensi biaya pembangunan tanpa mengurangi fungsi bangunan sebagai hasil akhir tujuan fungsional proyek. Bangunan rumah sakit saat ini banyak mengalami perkembangan yang memerlukan penyesuaian akibat berkembangnya
teknologi di dunia pengobatan maupun peraturan terhadap layanan kesehatan dan juga adanya situasi yang sifatnya insidental seperti pandemi yang belum lama terjadi. Penerapan
teknik adaptive reuse menjadi semakin sering dilakukan karena perkembangan rumah sakit tidak selamanya identik dengan pembangunan gedung baru. Konsep adaptive reuse merupakan bagian dari pelaksanaan konstruksi berkelanjutan, yaitu melalui optimalisasi penggunaan struktur bangunan eksisting dan
pemberian fungsi baru pada bangunan eksisting tersebut sehingga dapat mengakomodasi persyaratan perubahan yang terjadi. Dengan demikian, dalam upaya meningkatkan hasil
kegiatan adaptive reuse untuk menjadi lebih optimal, dapat dilakukan penerapan prosedur rekayasa nilai (value engineering). Filosofi ini didasari oleh pemikiran bahwa implementasi adaptive reuse yang mempunyai kerangka kerja prosedur yang lebih jelas
dan terarah akan menghasilkan desain yang komprehensif melalui kajian rekayasa nilai, sehingga hasil akhir juga sudah mengakomodasi konsep konstruksi berkelanjutan dengan
cost-effectiveness sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, secara prinsip, prosedur penerapan rekayasa nilai pada bangunan adaptive reuse sudah selayaknya dikaji lebih mendalam, sehingga penerapan rekayasa nilai dapat dikembangkan dalam format baru yang menyesuaikan dengan konsep adaptive reuse. Pada teknik adaptive reuse, pengolahan desain dilakukan dengan mengakomodasi kondisi eksisting dan memanfaatkannya sebagai sebagian dari komponen utama yang tidak dapat diubah, serta merekayasa bagian lain untuk memenuhi kriteria yang dipersyaratkan untuk fungsi barunya. Hal ini merupakan tantangan yang spesifik karena merupakan
kebalikan dari teknik rekayasa nilai yang pada umumnya digunakan untuk bangunan baru. Kajian awal dimulai dari penilaian volume dominan pada komponen bangunan yang akan
berpengaruh secara signifikan terhadap efisiensi. Metode kombinasi secara kualitatif dan kuantitatif dilakukan pada penelitian ini. Metode kualitatif dilakukan guna penetapan
pemilihan uji coba melalui studi kasus dengan interpretasi deskriptif melalui penetapan karakter yang membatasi sampel kajian. Selanjutnya, secara kuantitatif penelitian ini dilakukan dengan melakukan simulasi proporsi persentase nilai biaya per komponen utama bangunan. Hasil akhir penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan kerangka kerja prosedur rekayasa nilai, khususnya pada kasus adaptive reuse bangunan rumah sakit. Kerangka kerja tersebut dapat digunakan sebagai panduan sistematik sehingga pelaksanaan konstruksi dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan dapat menghindari hasil kajian yang bersifat subjektif/non-prosedural yang cenderung hanya berdasar pada keahlian pengkaji rekayasa nilai. Objektivitas pelaksanaan diharapkan dapat memenuhi persyaratan peraturan penyelenggaraan konstruksi secara jelas dan dapat dipergunakan oleh pelaku konstruksi. Kata Kunci: Rekayasa Nilai, Adaptive reuse, Kerangka Kerja Prosedur

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 01 Sep 2026 05:00
Last Modified: 01 Sep 2026 05:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60322

Actions (login required)

View Item View Item