UTAMI, EKA AYU DIAH and Suharto, R. Suharto and Mahmudah, Siti (2017) KEDUDUKAN KREDITOR PREFEREN ATAS UTANG PAJAK YANG DITAGIH PADA MASA PEMBAGIAN BOEDEL PAILIT AKIBAT KETERLAMBATAN PENCOCOKAN PIUTANG (VERIFIKASI) MENURUT UNDANG-UNDANG KEPAILITAN DI INDONESIA. _124 DG 2017. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - abstrak.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (181kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (246kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (88kB) |
|
|
Text
124 EKA AYU DIAH UTAMI - dapus.pdf Download (91kB) |
Abstract
Berdasarkan proses Kepailitan, setelah Debitor dalam keadaan Insolvensi, maka Kurator berwenang melakukan pemberesan boedel pailit yang diikuti degan pembagian boedel pailit kepada para kreditor yang sudah melakukan pencocokan piutang dan diakui. Dalam praktek terjadi kreditor memberitahukan memiliki piutang setelah boedel pailit dibagikan yang disebabkan penetapan pajaknya terjadi setelah ada pemeriksaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kedudukan Direktorat Jenderal Pajak sebagai
kreditor dalam pembagian boedel pailit terkait pelunasan utang pajak dan kewenangan Kurator dalam membereskan boedel pailit dalam hal utang pajak ditagih pada masa pembagian boedel pailit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Analisis data dilakukan dengan metode normatif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Direktorat Jenderal Pajak merupakan kreditor preferen yang memiliki hak mendahulu untuk dilunasi utang pajaknya dalam kepailitan. Utang pajak yang ditagih pada masa pembagian boedel pailit kehilangan hak mendahulunya, sehingga dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak yang sebelumnya sebagai Kreditor Preferen berubah kedudukannya sebagai Kreditor Konkuren.
Kurator berwenang untuk melakukan pemberesan utang pajak yang baru ditagih pada masa pembagian boedel pailit setelah dilakukan pembagian penutup dengan harta pailit yang ternyata masih ada yang sewaktu diadakan pemberesan tidak diketahui.
Kata kunci : Utang Pajak, Kepailitan, Kurator, Pemberesan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Utang Pajak, Kepailitan, Kurator, Pemberesan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:40 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60315 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
