WARDHANA, ADITYA WISNU and Njatrijani, Rinitami and Saptono, Hendro (2017) PERTANGGUNG JAWABAN BPJS KESEHATAN DALAM PEMENUHAN KLAIM TERHADAP KORBAN PEMEGANG KARTU BPJS AKIBAT TERLAMBATNYA PENANGANAN PELAYANAN BPJS KESEHATAN UNGARAN. _105 DG 2017. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (623kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - abstrak.pdf Download (78kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (205kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (358kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (75kB) |
|
|
Text
105 ADITYA WISNU WARDHANA - dapus.pdf Download (151kB) |
Abstract
Klaim Asuransi adalah Sebuah permintaan resmi kepada perusahaan asuransi, untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan perjanjian. Klaim Asuransi yang diajukan akan ditinjau oleh perusahaan untuk validitasnya dan kemudian dibayarkan kepada pihak tertanggung setelah disetujui. Hal ini tertuang pada Undang-Undang no 40 tahun 2014 tentang Perasuransian. Kesehatan merupakan hal penting dalam kehidupan masyarakat karena berkaitan dengan kelangsungan hidup. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. BPJS Kesehatan bersama BPJS Ketenagakerjaan dahulu bernama Jamsostek merupakan program
pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013.
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pertanggungjawaban BPJS terhadap terlambatnya penanganan pelayanan dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh pemegang kartu BPJS dalam pemenuhan klaim terhadap BPJS dan cara mengatasinya.
Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah pendekatan penelitian dengan menggunakan metode yuridis empiris. Metode pendekatan yuridis empiris yaitu memecahkan masalah penelitian dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu yaitu kajian pustaka untuk kemudian dilanjutkan dengan mengadakan penelitian terhadap data primer di lapangan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertanggungjawaban BPJS Kesehatan terhadap peserta sudah bekerja semaksimal mungkin untuk melayani para peserta pemegang kartu BPJS Kesehatan. Usaha yang dilakukan BPJS Kesehatan adalah dengan mendampingi peserta untuk me-mediasi terhadap pihak rumah sakit agar mendapat pelayanan yang maksimal. Usaha yang dilakukan BPJS Kesehatan setelah menemui titik terang semua dikembalikan kepada pihak rumah sakit, semua kebijakan dari rumah sakit tidak bisa diintervensi oleh BPJS Kesehatan karena rumah sakit berada di bawah naungan Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Kendala yang sering ditemui oleh peserta BPJS Kesehatan dalam pemenuhan klaim tidak sepenuhnya dititikberatkan pada mekanisme BPJS
Kesehatan. Kendala terjadi akibat ketidakpahaman peserta terhadap tata cara lain yang dapat diajukan untuk pengajuan klaim.
Kata kunci : BPJS Kesehatan, Klaim, Peserta
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BPJS Kesehatan, Klaim, Peserta |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:26 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60218 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
