WIJAYA, LYDIA PUSPITA (2024) KANDUNGAN AMONIA DAN NITRIT SERTA PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA POLIKULTUR DENGAN RUMPUT LAUT (Caulerpa lentillifera dan Gracilaria verrucosa) SKALA LABORATORIUM (24da724). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Lydia Puspita Wijaya 24da724 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pakan yang tidak termakan, feses, dan organisme mati yang terakumulasi di
dasar tambak akan menumpuk dan menjadi pemicu penurunan kualitas air pada
budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei), karena meningkatkan
konsentrasi amonia dan nitrit membahayakan udang yang dipelihara. Salah satu
upaya untuk meminimalkan buangan air yang kaya akan bahan organik tersebut
adalah dengan memanfaatkan rumput laut sebagai biofilter untuk menjaga kualitas
air dan menunjang pertumbuhan udang vaname yang dibudidayakan. Penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh polikultur rumput laut (Caulerpa lentillifera dan
Gracilaria verrucosa) dengan udang vaname terhadap performa kualitas air
budidaya dan pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Udang vaname
berbobot 1,01±0,01gr/ekor dipelihara bersama rumput laut C.lentillifera dan
G.verrucosa dengan bobot awal 60gram selama 60 hari. Perlakuan dalam penelitian
ini yaitu perlakuan A (budidaya udang vaname tanpa rumput laut), perlakuan B
(polikultur udang vaname dengan C.lentillifera), perlakuan C (polikultur udang
vaname dengan G.verrucosa), dan perlakuan D (polikultur udang vaname dengan
C.lentillifera dan G.verrucosa), dengan 3 kali ulangan. Data kualitas air yang
dipantau selama penelitian meliputi salinitas, suhu, oksigen terlarut, pH, amonia,
dan nitrit, sebagai variabel utama dipantau setiap 14 hari, kelulushidupan (SR), laju
pertumbuhan spesifik (SGR) udang vaname, laju pertumbuhan spesifik (SGR)
rumput laut Caulerpa lentillifera dan Grcailaria verrucosa. Hasil penelitian
menunjukkan polikultur udang vaname dengan rumput laut yang berbeda
berpengaruh nyata terhadap SGR udang vaname dan performa kualitas air.
Perlakuan D (polikultur udang vaname dengan C.lentillifera dan G.verrucosa)
menunjukkan konsentrasi amonia dan nitrit terendah: ammonia 0,03±0,01mg/l, dan
nitrit 0,04±0,01mg/l, serta menunjukkan kelulushidupan tertinggi 96,67±5,77%,
SGR udang tertinggi 3,41±0,02%/hari, SGR rumput laut 0,51±0,06%/hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Caulerpa lentillifera, Gracilaria verrucosa, kualitas air, udang vaname, polikultur |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:24 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60185 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
