Search for collections on Undip Repository

PERANCANGAN WATERFRONT RURAL SEBAGAI INFRASTRUKTUR KONTINUITAS BUDAYA BERBASIS HUBUNGAN KULTURAL MANUSIA-LAUT DI KEMUJAN, KARIMUNJAWA

ZAYDAN AL GHANI, AHMAD (2026) PERANCANGAN WATERFRONT RURAL SEBAGAI INFRASTRUKTUR KONTINUITAS BUDAYA BERBASIS HUBUNGAN KULTURAL MANUSIA-LAUT DI KEMUJAN, KARIMUNJAWA. Undergraduate thesis, Undip.

[thumbnail of AHMAD ZAYDAN_COVER.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN_COVER.pdf - Submitted Version

Download (760kB)
[thumbnail of AHMAD ZAYDAN_PENGESAHAN.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN_PENGESAHAN.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[thumbnail of AHMAD ZAYDAN_ABSTRAK.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN_ABSTRAK.pdf - Submitted Version

Download (118kB)
[thumbnail of AHMAD ZAYDAN_BAB 1.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN_BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of AHMAD ZAYDAN _BAB 2.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN _BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (7MB)
[thumbnail of AHMAD ZAYDAN _BAB 3.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN _BAB 3.pdf - Submitted Version

Download (11MB)
[thumbnail of AHMAD ZAYDAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
AHMAD ZAYDAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (133kB)

Abstract

Budaya maritim di Desa Kemujan, Kepulauan Karimunjawa, terbentuk dari relasi material dan simbolik antara manusia dan laut yang diwujudkan melalui praktik menangkap, mengolah, merawat, dan mensyukuri sumber daya laut. Relasi ini menghasilkan pengetahuan maritim antargenerasi yang mencakup pengetahuan musim, wilayah tangkap,
pembacaan kondisi alam, serta keterampilan pembuatan perahu. Dalam perkembangannya, perubahan struktur ekonomi akibat pertumbuhan pariwisata telah mendorong pergeseran
mata pencaharian masyarakat, sehingga praktik-praktik maritim tradisional semakin berkurang intensitasnya dan berpotensi melemahkan kontinuitas budaya. Penelitian ini bertujuan menyusun laporan program perancangan waterfront rural
sebagai infrastruktur kontinuitas budaya yang mendukung keberlangsungan budaya maritim Kemujan agar tetap relevan, layak secara ekonomi, dan dipilih secara sosial oleh masyarakat
lintas generasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi literatur, observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat Kemujan, serta pemetaan
aktivitas maritim dan siklus musiman. Analisis dilakukan menggunakan teori rurality oleh Keith Halfacree, teori cultural landscape, dan pemetaan ritme ekologis dan sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontinuitas budaya maritim dapat diwadahi melalui integrasi program penanganan ikan, pasar ikan, servis perahu, ruang transmisi pengetahuan, ruang komunitas lokal, serta jalur pandang pesisir yang tersusun sebagai
sistem ruang produktif, edukatif, dan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa waterfront rural dapat berperan sebagai infrastruktur budaya yang memfasilitasi praktek kebudayaan
maritim ke dalam ruang sehingga budaya tetap hidup melalui praktek sehari-hari, bukan sebagai representasi simbolik semata.
Kata Kunci: budaya, budaya maritim, kontinuitas budaya, Kemujan, Karimunjawa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering > Architecture Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Depositing User: Magister Arsitektur
Date Deposited: 28 Aug 2026 04:22
Last Modified: 28 Aug 2026 04:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60143

Actions (login required)

View Item View Item