Fadilla, Shobakhatun Nur (2026) Karakterisasi Biosurfaktan dari Bakteri Endofit Daun Paku (Histiopteris incisa) Geotermal Isolat D9 dan Uji Bioaktivitas. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan.pdf Download (339kB) |
|
|
Text
10. Summary.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
9. Ringkasan.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (317kB) |
Abstract
Biosurfaktan merupakan senyawa aktif permukaan yang diproduksi oleh
mikroorganisme. Salah satu sumber biosurfaktan adalah bakteri endofit. Isolat D9
merupakan bakteri endofit yang diisolasi dari daun paku geotermal yang mampu
menghasilkan biosurfaktan. Lingkungan geotermal memiliki karakteristik fisikokimia
yang khas, seperti pH, suhu, dan kandungan mineral yang unik. Kondisi tersebut
menjadikan kawasan geotermal sebagai habitat yang sangat potensial untuk
dieksplorasi dalam pencarian mikroorganisme penghasil metabolit bioaktif, termasuk
biosurfaktan dengan karakteristik dan aktivitas biologis yang unggul.
Penelitian diawali dengan identifikasi isolat D9 melalui karakterisasi morfologi
dan analisis molekuler untuk menentukan kekerabatan taksonominya. Selanjutnya
dilakukan produksi biosurfaktan dan penentuan waktu produksi optimum berdasarkan
kurva pertumbuhan bakteri. Kemampuan biosurfaktan dievaluasi melalui uji
penyebaran minyak dan indeks emulsifikasi (E24). Karakterisasi dilakukan
menggunakan uji metilen biru dan Biuret untuk menentukan sifat ionik serta golongan
biosurfaktan, yang kemudian diperkuat melalui analisis Fourier Transform Infrared
Spectroscopy (FTIR) dan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS).
Aktivitas biologis meliputi uji antibakteri terhadap Propionibacterium acnes, uji
antioksidan menggunakan peredaman radikal DPPH, ABTS, dan Ferric Reducing
Antioxidant Power (FRAP), serta uji antiinflamasi melalui metode antidenaturasi
protein dan inhibisi protease.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa isolat D9 merupakan bakteri Gram positif
yang memiliki kekerabatan dekat dengan Exiguobacterium indicum dan
Exiguobacterium acetylicum. Produksi biosurfaktan tertinggi diperoleh pada fase awal
stasioner, yaitu pada jam ke-132, dengan diameter penyebaran minyak mencapai 5,1
cm. Nilai indeks emulsifikasi (E24) Bs-D9 mencapai 95%, hampir setara dengan
surfaktan sintetis SDS pada konsentrasi 1000 ppm. Uji metilen biru dan uji Biuret
menunjukkan bahwa Bs-D9 bersifat anionic dan bukan golongan lipopeptida. Hasil
karakterisasi FTIR dan GC-MS diduga Bs-D9 kelompok glikolipid. Aktivitas
antibakteri Bs-D9 terhadap Propionibacterium acnes memiliki nilai KHM dan KBM
masing-masing sebesar 150 ppm dan 200 ppm. Aktivitas antioksidan menunjukkan
nilai IC₅₀ sebesar 64,30 ppm pada metode DPPH, 24,95 ppm pada metode ABTS, dan
115,30 ppm pada metode FRAP. Aktivitas antiinflamasi melalui uji antidenaturasi
protein dengan nilai IC₅₀ sebesar 14,15 ppm dan inhibisi protease dengan nilai IC₅₀
sebesar 330 ppm. Secara keseluruhan, Bs-D9 memiliki potensi biologis yang
signifikan, terutama sebagai agen antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi yang
berpeluang dikembangkan sebagai bahan aktif dalam formulasi produk perawatan
kulit.
(NO KETERSEDIAAN : 051/S2KIM/2026)
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:45 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
