Puspita, Dian Anggi (2026) Karakteristik Morfologi dan Viabilitas Polen Padi (Oryza sativa L.) Varietas ‘Inpari 32’ pada Berbagai Fase Perkembangan Bunga. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
4. DAFTAR ISI.pdf Download (421kB) |
|
|
Text
8. ABSTRAK.pdf Download (548kB) |
|
|
Text
9. ABSTRACT.pdf Download (546kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (493kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (514kB) |
Abstract
Padi (Oryza sativa L.) varietas ‘Inpari 32’ merupakan salah satu varietas unggul
nasional yang berpotensi dimanfaatkan dalam program pemuliaan tanaman melalui
persilangan. Keberhasilan persilangan dipengaruhi oleh kualitas polen yang
tercermin dari karakteristik morfologi dan viabilitasnya. Kedua karakter tersebut
diperlukan untuk mendukung pemilihan polen yang berkualitas dan dipengaruhi
oleh fase perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
karakteristik morfologi, viabilitas, serta hubungan antara karakteristik morfologi
dan viabilitas polen pada berbagai fase perkembangan bunga padi varietas ‘Inpari
32’. Penelitian ini mengambil sampel bunga padi varietas ‘Inpari 32’ yang berasal
dari persawahan Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Sampel diambil secara purposive sampling berdasarkan 3 fase perkembangan
bunga, yaitu pre-anthesis, anthesis, dan post-anthesis, dengan 10 tanaman sebagai
ulangan. Morfologi polen diamati menggunakan mikroskop cahaya yang
dilengkapi Optilab setelah preparasi asetolisis, sedangkan viabilitas polen diuji
menggunakan pewarnaan asetokarmin 0,75%. Parameter diameter polar, diameter
ekuatorial, rasio P/E, dan viabilitas polen dianalisis menggunakan ANOVA yang
dilanjutkan dengan uji DMRT. Hubungan antara rasio P/E dan viabilitas dianalisis
menggunakan uji korelasi Pearson pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa polen padi varietas ‘Inpari 32’ memiliki karakteristik berupa
unit polen monad, bentuk spheroidal, simetri radial, apertur monoporate, polaritas
isopolar, dan ornamentasi psilate pada seluruh fase perkembangan bunga. Diameter
polar, diameter ekuatorial dan rasio P/E tidak berbeda nyata (p > 0,05). Viabilitas
polen berbeda nyata antar fase perkembangan bunga (p < 0,001), dengan nilai
terendah pada fase pre-anthesis (45,56%), sedangkan fase anthesis (61,72%) dan
post-anthesis (60,23%) menunjukkan viabilitas yang lebih tinggi meskipun tidak
berbeda nyata satu sama lain. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa tidak
terdapat hubungan yang signifikan antara rasio P/E dan viabilitas polen (r = 0,105;
p = 0,626). Hasil tersebut menunjukkan bahwa perkembangan bunga memengaruhi
kondisi fisiologis polen yang tercermin dari perubahan viabilitas, tetapi tidak
mengubah karakter morfologi utama polen padi varietas ‘Inpari 32’.
Kata kunci: Oryza sativa L., ‘Inpari 32’, morfologi polen, viabilitas polen
(NO KETERSEDIAAN : 2288/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 06:49 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 06:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60083 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
