Search for collections on Undip Repository

PRAKTIK INKLUSIF DAN REPRESENTASI PEKERJA DISABILITAS PADA BUDAYA KERJA DI KOPI KAMU, JAKARTA SELATAN MELALUI PENDEKATAN EMBODIED SPACE

Hakim, Assyira Putri Dwianda (2026) PRAKTIK INKLUSIF DAN REPRESENTASI PEKERJA DISABILITAS PADA BUDAYA KERJA DI KOPI KAMU, JAKARTA SELATAN MELALUI PENDEKATAN EMBODIED SPACE. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_1.pdf] Text
SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_1.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_2.pdf] Text
SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_3.pdf] Text
SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_4.pdf] Text
SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK_4.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK.pdf] Text
SA681 ASSYIRA_13040222140093 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini melihat bagaimana tubuh barista down syndrome mengalami dan
menjalani ruang kerja inklusif di Kopi Kamu Jakarta Selatan. Selama ini disabilitas
kerap dipahami dari sisi medis sebagai kekurangan, sehingga akses kerja bagi
penyandangnya masih sulit. Padahal, hambatan sebenarnya lebih banyak muncul
dari lingkungan sosial yang belum terbuka. Penelitian ini ingin melihat bagaimana
representasi sosial barista down syndrome terbentuk, bagaimana budaya kerja di
Kopi Kamu memaknai kemampuan dan produktivitas, serta bagaimana tubuh
mereka merasakan ruang kerja yang inklusif. Dengan pendekatan kualitatif dan
konsep embodied space dari Setha M. Low (2017). Data diperoleh melalui
observasi dan wawancara dengan barista down syndrome, barista non-down
syndrome, dan pelanggan. Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi barista
down syndrome terbentuk lewat keterlibatan aktif mereka dalam pekerjaan seharihari, bukan melalui label. Kemampuan dan produktivitas juga tidak diukur dengan
standar yang kaku, tetapi melalui proses belajar dan pendampingan. Ruang inklusif
di Kopi Kamu terbentuk dari tiga lapisan yaitu, pengaturan ruang fisik, interaksi
sosial yang memberi makna, dan pengalaman tubuh yang nyata. Melalui konsep
embodied space, ruang fisik (space) berubah menjadi tempat bermakna (place)
lewat penyesuaiasn sistem kerja dan penerimaan sosial. Inklusivitas terbentuk
bukan hanya dari label melainkan adanya proses sosial secara terus-menerus ikut
membantu kemampuan manusia.
Kata Kunci: Embodied Space, Down Syndrome, Ruang Kerja Inklusif, Kopi
Kamu, Disabilitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Embodied Space, Down Syndrome, Ruang Kerja Inklusif, Kopi Kamu, Disabilitas
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 27 Aug 2026 06:14
Last Modified: 27 Aug 2026 06:14
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60075

Actions (login required)

View Item View Item