Nuroso, Dwiyani Larasati Putri (2026) AGENSI OBJEK KOLEKSI DALAM RUANG MUSEUM: PRAKTIK EDUTAINMENT DALAM MEMBANGUN PENGALAMAN PENGUNJUNG DI MUSEUM JAWA TENGAH RANGGAWARSITA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SA679 Dwiyani Larasati Putri Nuroso 13040222130056 OK_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA679 Dwiyani Larasati Putri Nuroso 13040222130056 OK_2.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA679 Dwiyani Larasati Putri Nuroso 13040222130056 OK_3.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA679 Dwiyani Larasati Putri Nuroso 13040222130056 OK_4.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA679 Dwiyani Larasati Putri Nuroso 13040222130056 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Perkembangan museum sebagai ruang publik kultural tidak lagi sebatas tempat
penyimpanan dan pelestarian artefak, melainkan telah bertransformasi menjadi
ruang edukatif dan rekreatif yang memungkinkan masyarakat mengalami
kebudayaan secara langsung. Museum Jawa Tengah Ranggawarsita Semarang
menyimpan beragam koleksi sejarah dan budaya, namun artefak pameran tersebut
telah terlepas dari konteks sosial-budaya asalnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji bentuk praktik edutainment di Museum Ranggawarsita serta menganalisis
bagaimana pengunjung menghayati pengalaman edutainment melalui interaksi
dengan ruang pamer dan objek koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode etnografi. Penentuan informan dilakukan secara purposive
sampling, sedangkan data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara
mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dipertajam dengan teori
agensi seni (art and agency) dari Alfred Gell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
objek koleksi berfungsi sebagai index yang memicu abduction of agency berupa
perhatian, inferensi, dan interpretasi pengunjung. Untuk mengatasi terlepasnya
objek dari konteks asalnya, pengelola museum bertindak sebagai primary agent
yang menerapkan praktik edutainment melalui penataan ruang pamer, penciptaan
ambience, ritme ruang, media audiovisual, dan layanan pemandu. Praktik ini
memediasi objek (secondary agent) agar mampu membentuk pengalaman edukatif,
rekreatif, dan kultural bagi pengunjung (recipient) dalam skema art nexus.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa edutainment bekerja sebagai strategi
interpretatif yang menghidupkan kembali agensi objek dalam ruang museum.
Kata kunci: Agensi objek, Art Nexus, Edutainment, Museum Ranggawarsita,
Pengalaman pengunjung
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Agensi objek, Art Nexus, Edutainment, Museum Ranggawarsita, Pengalaman pengunjung |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 05:14 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 05:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60065 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
