Weniar, Febryana Aulia Anggraeni and Turisno, Bambang Eko and Yunanto, Yunanto (2018) IMPLEMENTASI SYARAT UMUR KAWIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DALAM PRAKTIK DI WILAYAH HUKUM KABUPATEN SEMARANG. _013 PDT 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_ABSTRAK.pdf Download (87kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (307kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (310kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_DAFPUS.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
Febryana Aulia Anggraeni Weniar_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
Abstract
Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara pria dan wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sudah menjadi kodrat alam manusia ingin hidup bersama dengan manusia lain untuk melangsungkan kehidupan serta memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang telah dilaksanakan secara nasional yang merupakan dasar hukum dari sistem perkawinan di Indonesia. Agar dapat terwujud tujuan dari perkawinan tersebut dengan baik dan tanpa berakhir dengan perceraian dan memperoleh keturunan yang baik maka caranya dengan mencegah perkawinan di bawah umur. Perkawinan di bawah umur masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Semarang, yang dalam penulisan hukum ini dijadikan tempat penelitian untuk diteliti secara mendalam oleh penulis.
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui implementasi syarat umur kawin menurut Undang-Undang Perkawinan dalam praktik di wilayah hukum Kabupaten Semarang serta alasan-alasan apa yang menjadi dasar permohonan Dispensasi Perkawinan di wilayah tersebut. Metode pendekatan yang digunakan yaitu yuridis empiris. Pengumpulan data menggunakan deskriptif analitis, sedangkan teknik analitis data dilakukan secara kualitatif. Maka dalam penulisan hukum ini informasi disajikan berupa penjelasan yang menggambarkan suatu keadaan, proses, atau peristiwa tertentu.
Setelah melakukan metode pendekatan secara yuridis empiris dan melakukan spesifikasi penelitian data menggunakan metode deskriptif analisis maka diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan praktek perkawinan di bawah umur dan pengajuan Dispensasi Perkawinan di wilayah Kabupaten Semarang. Berdasarkan pembahasan dapat diketahui bahwa banyak faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perkawinan di bawah umur, seperti faktor ekonomi, faktor pendidikan, dan faktor budaya masyarakat setempat yang memiliki kepercayaan untuk segera menikahkan pasangan remaja yang terlewat batas. Dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara maka dapat ditemukan alasan-alasan yang menjadi dasar pengajuan Dispensasi Perkawinan adalah karena calon mempelai wanita sudah dalam keadaan hamil, maka harus segera dinikahkan. Selain itu, calon mempelai pria sudah memiliki pekerjaan untuk menafkahi keluarganya, dan berbagai alasan lain. Pemberian Dispensasi Perkawinan akan diberikan oleh Hakim melihat apakah alasannya sangat mendesak dan melihat kemaslahatan daripada kemudharatan yang akan terjadi.
Kata kunci : Implementasi, Perkawinan di bawah umur
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi, Perkawinan di bawah umur |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 01:10 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 01:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
