Search for collections on Undip Repository

Penentuan Nilai Pembatas Dosis Pekerja Radiasi untuk Mencapai Optimasi Proteksi Radiasi di Instalasi Kedokteran Nuklir

Wahyuni, Yola Sri (2026) Penentuan Nilai Pembatas Dosis Pekerja Radiasi untuk Mencapai Optimasi Proteksi Radiasi di Instalasi Kedokteran Nuklir. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of 6. ABSTRAK.pdf] Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of 7. ABSTRAC.pdf] Text
7. ABSTRAC.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of 17. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (178kB)

Abstract

Pemantauan dosis radiasi pekerja di unit kedokteran nuklir merupakan bagian
penting dalam penerapan proteksi dan keselamatan radiasi untuk menjamin
keselamatan tenaga kerja dari paparan radiasi pengion. Evaluasi dosis dilakukan
menggunakan Thermoluminescent Dosimeter (TLD) guna mengetahui besarnya dosis
radiasi yang diterima oleh setiap pekerja radiasi selama menjalankan tugasnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai dosis pekerja radiasi di unit
kedokteran nuklir berdasarkan hasil pembacaan TLD periode 2021–2025.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa, dokter spesialis kedokteran nuklir
memperoleh Nilai Pembatas Dosis (NPD) sebesar 1,085 mSv, fisikawan medik sebesar
1,249 mSv, radiografer sebesar 1,945 mSv, perawat sebesar 2,285 mSv, radiofarmasis
sebesar 1,938 mSv, dan petugas administrasi sebesar 0,961 mSv. Perbedaan nilai dosis
dipengaruhi oleh tingkat interaksi terhadap sumber radiasi dan pasien radioaktif, serta
jenis pekerjaan yang dilakukan pada masing-masing profesi. Berdasarkan hasil analisis
marjin, yang merupakan selisih antara rata-rata dosis maksimum dan minimum pada
masing-masing profesi, diperoleh nilai kurang dari 1 mSv. Oleh karena itu, NPD yang
ditetapkan untuk seluruh profesi dinyatakan sama, yaitu sebesar 2,285 mSv.
Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh nilai dosis pekerja radiasi masih berada di bawah
Nilai Batas Dosis (NBD). Hal ini menunjukkan bahwa penerapan proteksi dan
keselamatan radiasi di unit kedokteran nuklir telah berjalan dengan baik. Dengan
demikian, sistem pengawasan dosis yang diterapkan mampu menjaga paparan radiasi
pekerja tetap berada dalam batas aman dan mendukung keselamatan kerja di
lingkungan kedokteran nuklir.
Kata kunci: pekerja radiasi, kedokteran nuklir, TLD, proteksi radiasi, nilai batas dosis.

(NO KETERSEDIAAN :158/FM/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 26 Aug 2026 04:45
Last Modified: 26 Aug 2026 04:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59995

Actions (login required)

View Item View Item