Nadila, Rizki Wahyu (2026) Perbandingan Low-Contrast Detectability Citra CT scan antara Pengamatan Visual dan Perhitungan Contrast to-Noise Ratio pada AAPM CT Performance Phantom. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (48kB) |
|
|
Text
5. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (345kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (32kB) |
|
|
Text
12. ABSTRAK.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
13. ABSTRACT.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
14. BAB I.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (140kB) |
Abstract
Salah satu parameter kualitas citra ialah detektibilitas objek kontras rendah
atau Low-Contrast Detectability (LCD). Dalam menganalisa LCD, umumnya
menggunakan metode kuantitatif, yaitu dengan perhitungan Contrast-to Noise Ratio
(CNR) dan metode visual, yaitu dengan pengamatan observer. Beberapa penelitian
sebelumnya yang menganalisis LCD menggunakan AAPM CT Performance
Phantom hanya terbatas pada perhitungan CNR saja. Oleh karena itu, pada penelitian
ini dilakukan analisis hasil LCD antara pengukuran CNR dengan pengamatan visual
untuk mengetahui sejauh mana perbedaan kemampuan observer dalam melihat objek
dengan kontras rendah dibandingkan dengan perhitungan CNR yang dievaluasi
berdasarkan nilai cut-off CNR, yaitu objek seharusnya masih dapat terdeteksi bila
CNR>1. Pada penelitian ini, digunakan AAPM CT Performance Phantom Model 610
yang dipindai dengan tegangan tabung yang bervariasi, yaitu 80 kV, 100 kV, 120 kV,
dan 140 kV. AAPM CT Performance Phantom pada modul low-contrast (modul
nomor 06) memiliki objek dengan diameter yang berbeda-beda. Diameter objek pada
modul tersebut antara 2,5 mm hingga 7,5 mm, dengan perbedaan ukuran tiap objek
sebesar 0,5 mm. Pada penelitian ini, dilakukan analisis hasil berdasarkan pengukuran
nilai CT number dan noise pada masing-masing objek yang digunakan sebagai data
dasar untuk memperhitungkan CNR. Kemudian, dilakukan juga pengamatan secara
visual terhadap objek terkecil yang masih dapat terlihat. Hasil yang diperoleh
menunjukkan adanya perbedaan objek terkecil yang masih dapat dideteksi antara
perhitungan CNR dengan pengamatan visual. Pada perhitungan CNR, objek dengan
diameter 3 mm masih dapat terdeteksi. Namun, pengamat hanya dapat melihat objek
dengan ukuran 3,5 mm, sementara itu objek dengan diameter yang lebih kecil dari
3,5 mm sudah tidak dapat terlihat karena keterbatasan penglihatan observer.
Kata kunci: low-contrast detectability, contrast-to noise ratio, AAPM CT
Performance Phantom, metode visual, dan observer
(NO KETERSEDIAAN :155/FM/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 09:11 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 09:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59947 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
