Search for collections on Undip Repository

ANALISIS RISIKO PRODUKSI MELON HIDROPONIK DI AKARUKU HYDROFARM KECAMATAN CISAUK KABUPATEN TANGERANG

Majid, Salman (2026) ANALISIS RISIKO PRODUKSI MELON HIDROPONIK DI AKARUKU HYDROFARM KECAMATAN CISAUK KABUPATEN TANGERANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Skripsi Salman Majid Cover - BAB 3.pdf] Text
Skripsi Salman Majid Cover - BAB 3.pdf

Download (808kB)
[thumbnail of Skripsi Salman Majid Bab 4 - Dafpus.pdf] Text
Skripsi Salman Majid Bab 4 - Dafpus.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (485kB)
[thumbnail of Skripsi Salman Majid Lampiran.pdf] Text
Skripsi Salman Majid Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Budidaya melon hidroponik merupakan salah satu usaha agribisnis yang memiliki prospek tinggi, namun
dihadapkan pada berbagai risiko produksi yang dapat menyebabkan fluktuasi hasil. Akaruku Hydrofarm
sebagai perusahaan budidaya melon hidroponik mengalami ketidakstabilan produksi akibat faktor internal
maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi, mengidentifikasi
sumber risiko prioritas, serta merumuskan strategi mitigasi risiko yang efektif. Penelitian dilaksanakan pada
Desember 2025 hingga Januari 2026 di Akaruku Hydrofarm, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang
dengan metode survei dan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer
melalui wawancara dan observasi serta data sekunder dari literatur terkait. Penentuan key informant
menggunakan purposive sampling dengan jumlah enam orang. Analisis data menggunakan Koefisien Varians
(KV) untuk mengukur tingkat risiko dan metode House of Risk (HOR) untuk menentukan prioritas sumber
risiko dan strategi mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko produksi melon hidroponik
tergolong sedang dengan nilai KV sebesar 9,03% pada tahun 2023, 9,40% pada tahun 2024, dan 9,20% pada
tahun 2025. Terdapat 14 kejadian risiko dan 14 sumber risiko yang teridentifikasi. Sumber risiko prioritas
meliputi peningkatan hama dan penyakit, kualitas tenaga kerja, perubahan cuaca ekstrem, serta serangan
virus tanaman. Strategi mitigasi yang direkomendasikan antara lain penerapan Pengendalian Hama dan
Penyakit Terpadu (PHPT), pengoptimalan sanitasi greenhouse, peningkatan kualitas tenaga kerja, pemilihan
benih melon, mengikuti perkembangan cuaca dan menyiapkan mitigasinya, serta kolaborasi dan pertukaran
infromasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Engineering
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness
Depositing User: S1 Agribisnis Undip
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:56
Last Modified: 24 Aug 2026 07:56
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59917

Actions (login required)

View Item View Item