Search for collections on Undip Repository

Uji Efektivitas Apron dalam Pengukuran Paparan Pasien Terapi I-131

Jannah, Miftahul (2024) Uji Efektivitas Apron dalam Pengukuran Paparan Pasien Terapi I-131. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 4. Halaman Pengesahan.pdf] Text
4. Halaman Pengesahan.pdf

Download (354kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 12. Abstrak.pdf] Text
12. Abstrak.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of 13. Abstract.pdf] Text
13. Abstract.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of 14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf] Text
14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of 19. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (210kB)

Abstract

Pelayanan terapi Iodium-131 (I-131) menyebabkan pasien menjadi sumber
paparan radiasi bagi pekerja radiasi sehingga diperlukan penerapan proteksi radiasi
yang optimal. Salah satu alat pelindung diri yang umum digunakan adalah apron
Pb, namun efektivitasnya pada pengukuran paparan pasien terapi I-131 masih perlu
dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan
apron Pb 0,5 mm serta membandingkan hasil pengukuran paparan dengan dan tanpa
penggunaan apron. Penelitian dilakukan di Ruang Isolasi Radio Ablasi (RIRA)
RSUP Dr. Kariadi Semarang menggunakan dua dosimeter personal yang
ditempatkan di dalam dan di luar apron selama pengukuran laju paparan pasien
terapi I-131. Data dikelompokkan berdasarkan variasi aktivitas pasien yaitu 30
mCi, 35 mCi, 50 mCi, dan 80 mCi. Efektivitas apron dihitung berdasarkan
perbandingan dosis yang diterima dosimeter di luar dan di dalam apron.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas apron sebesar 17,25% pada
aktivitas pasien 30 mCi, 12,02% pada aktivitas 35 mCi, 12,40% pada aktivitas 50
mCi, dan 23,18% pada aktivitas 80 mCi. Selisih bacaan aktivitas antara pengukuran
dengan apron dan tanpa apron berkisar antara 0,32–0,77 μSv. Nilai efektivitas yang
relatif rendah menunjukkan bahwa apron Pb 0,5 mm hanya mampu mereduksi
sebagian kecil radiasi gamma I-131 yang memiliki energi utama 364 keV. Oleh
karena itu, penggunaan apron Pb 0,5 mm dapat membantu mengurangi paparan
radiasi, namun penerapan prinsip proteksi radiasi berupa pembatasan waktu
paparan dan pengaturan jarak tetap menjadi faktor utama dalam melindungi pekerja
radiasi.
Kata kunci: I-131, Apron Timbal, Proteksi Radiasi, Dosimeter Personal,
Efektivitas Apron, Kedokteran Nuklir.

(NO KETERSEDIAAN :149/FM/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:27
Last Modified: 24 Aug 2026 07:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59862

Actions (login required)

View Item View Item