Search for collections on Undip Repository

Evaluasi Dosis Organ at Risk Pada Brakhiterapi 3d-CRT Kasus Kanker Endometrium Menggunakan Aplikator Silinder di Instalasi Radioterapi RSUP dr. Sardjito Yogyakarta

Hikmah, Mela Nur (2026) Evaluasi Dosis Organ at Risk Pada Brakhiterapi 3d-CRT Kasus Kanker Endometrium Menggunakan Aplikator Silinder di Instalasi Radioterapi RSUP dr. Sardjito Yogyakarta. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of 4. Lembar pengesahan TA.pdf] Text
4. Lembar pengesahan TA.pdf

Download (901kB)
[thumbnail of 7. TA BRAKHITERAPI 3D MELA NRH-8.pdf] Text
7. TA BRAKHITERAPI 3D MELA NRH-8.pdf

Download (73kB)
[thumbnail of 8. TA BRAKHITERAPI 3D MELA NRH-9.pdf] Text
8. TA BRAKHITERAPI 3D MELA NRH-9.pdf

Download (68kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR ISI.pdf] Text
9. DAFTAR ISI.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of 13. PENDAHULUAN.pdf] Text
13. PENDAHULUAN.pdf

Download (77kB)
[thumbnail of 18. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (83kB)

Abstract

Kanker endometrium merupakan salah satu keganasan ginekologi yang
sering diterapi menggunakan kombinasi external beam radiotherapy (EBRT)
dan brakhiterapi. Keberhasilan brakhiterapi ditentukan oleh kemampuan
memberikan dosis optimal pada High-Risk Clinical Target Volume (HRCTV)
dengan tetap membatasi dosis pada Organ at Risk (OAR). Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi distribusi dosis HRCTV, kandung kemih, dan rektum
menggunakan nilai Equivalent Dose in 2 Gy Fractions (EQD2) pada pasien
kanker endometrium yang menjalani brakhiterapi Three-Dimensional
Conformal Radiation Therapy (3D-CRT) menggunakan aplikator silinder di
Instalasi Radioterapi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan data sekunder dari 21 pasien
yang menjalani brakhiterapi HDR dengan dosis resep 6 Gy per fraksi sebanyak
3 fraksi. Evaluasi dilakukan menggunakan parameter D90 HRCTV serta D2cc
bladder dan rektum. Perhitungan EQD2 menggunakan model LinearQuadratic dengan nilai α/β 10 Gy untuk tumor dan 3 Gy untuk organ risiko.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Total EQD2 HRCTV sebesar 89,7 Gy,
memenuhi rekomendasi EMBRACE II (≥85 Gy). Rata-rata Total EQD2
kandung kemih dan rektum masing-masing sebesar 68,0 Gy dan 67,8 Gy,
seluruhnya berada di bawah batas toleransi Hard Constraint EMBRACE II.
Hanya satu pasien yang memiliki nilai HRCTV di bawah target akibat
kedekatan anatomi rektum dengan target penyinaran. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa brakhiterapi 3D-CRT menggunakan aplikator silinder
mampu memberikan cakupan dosis target yang optimal dengan tetap
mempertahankan dosis organ risiko dalam batas aman sesuai rekomendasi
internasional.
Kata kunci: kanker endometrium, brakhiterapi 3D-CRT, organ at risk.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:51
Last Modified: 24 Aug 2026 03:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59852

Actions (login required)

View Item View Item