Search for collections on Undip Repository

Evaluasi Total Dosis Eksternal Radiasi Dan Brakiterapi Pada Pasien Kanker Serviks

Putri, Hilda Sahida (2026) Evaluasi Total Dosis Eksternal Radiasi Dan Brakiterapi Pada Pasien Kanker Serviks. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of ABSTRACT.pdf] Text
ABSTRACT.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of BAB 1 PENDAHULUAN.pdf] Text
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (95kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (161kB)

Abstract

Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang berkembang
di leher rahim dan dapat mengakibatkan terbentuknya tumor ganas. Penyakit ini
dapat diobati dengan radioterapi, salah satunya dengan kombinasi External Beam
Radiation Therapy (EBRT) dengan booster brakiterapi. Berdasarkan ICRU Report
No.89, kombinasi EBRT dan booster brakiterapi merupakan standar
penatalaksanaan kanker serviks untuk mencapai hasil terapi yang optimal. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengevaluasi total dosis radiasi pada pasien yang
menjalani terapi pasca eksternal dan booster brakiterapi, berdasarkan batasan dosis
(dose constraint) yang ditetapkan dalam ICRU Report No. 89. Penelitian ini
menggunakan data dari 10 pasien yang telah menjalani radioterapi EBRT,
kemudian dilanjutkan dengan terapi booster menggunakan brakiterapi dengan
aplikator Fletcher. Hasil penelitian menunjukkan Point A memiliki median 79,82
Gy dengan IQR (79,79–79,85 Gy) yang sedikit di bawah rekomendasi ICRU Report
No. 89, tetapi mendekati target total 80 Gy dan masih sesuai dengan pedoman ICRU
Report No. 38. Pada bladder diperoleh median 65,15 Gy IQR (63–68,3 Gy),
sedangkan rectum 61,3 Gy IQR (59,9–62,4 Gy). Nilai tersebut masih berada di
bawah batas dose constraint yang direkomendasikan oleh ICRU Report No. 89.
Secara keseluruhan terapi sudah optimal karena mendekati dosis target serta tetap
menjaga dosis pada OAR dalam batas aman, sehingga risiko efek samping dapat
diminimalkan.
Kata kunci: EBRT,Brakiterapi, Fletcher, EQD2, Kanker Serviks

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:10
Last Modified: 24 Aug 2026 03:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59805

Actions (login required)

View Item View Item