Search for collections on Undip Repository

KOMBINASI SUHU DAN SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DALAM KULTUR LABORATORIUM (26da509)

AJI, ANDIKA KUSUMA (2026) KOMBINASI SUHU DAN SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DALAM KULTUR LABORATORIUM (26da509). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Andika Kusuma Aji 26da509.pdf] Text
Andika Kusuma Aji 26da509.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas makroalga penghasil
karagenan yang memiliki nilai ekonomi strategis bagi masyarakat pesisir. Namun,
produktivitasnya sering terhambat oleh variabilitas faktor abiotik di alam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor abiotik terkontrol,
khususnya suhu dan salinitas, terhadap laju pertumbuhan, kandungan pigmen,
morfologi, dan rendemen karagenan K. alvarezii dalam skala laboratorium.
Penelitian dilaksanakan selama 42 hari menggunakan rancangan acak dengan lima
perlakuan: kontrol optimal (28°C; 30 ppt), hipertermal (33°C; 30 ppt), hiposalin
(28°C; 25 ppt), hipersalin (28°C; 45 ppt), dan hipotermal (23°C; 30 ppt). Parameter
yang diamati meliputi Laju Pertumbuhan Spesifik (SGR), Pertumbuhan Berat
Mutlak (AGR), kandungan klorofil-a, skor warna talus, dan rendemen karagenan.
Hasil analisis varians (ANOVA) menunjukkan bahwa perbedaan suhu dan salinitas
berpengaruh sangat nyata (p < 0,05) terhadap seluruh parameter pertumbuhan.
Perlakuan A (kontrol optimal) menghasilkan performa terbaik dengan SGR sebesar
2,03 ± 0,07% per hari, berat mutlak 67,3 ± 3,51 g, kandungan klorofil-a 0,147 mg/g,
dan rendemen karagenan tertinggi mencapai 74,369%. Perlakuan C (hiposalin 25
ppt) merupakan kondisi yang paling mendekati kontrol dengan SGR 1,80 ± 0,04%.
Sebaliknya, cekaman hipertermal (hipertermal 33°C) pada perlakuan B
memberikan dampak paling negatif dengan penurunan pertumbuhan paling drastis
(SGR 0,21 ± 0,06%). Fenomena bleaching (pemutihan talus) secara signifikan
terdeteksi pada kondisi hiposalin dan hipotermal (perlakuan C dan E) berdasarkan
uji Cochran’s Q. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stabilitas suhu pada 28°C dan
salinitas 30 ppt sangat dianjurkan untuk menjaga integritas fisiologis dan kualitas
karagenan, yang dapat menjadi acuan standar produksi bibit unggul di tengah
tantangan perubahan iklim.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kappaphycus alvarezii, Suhu, Salinitas, Pertumbuhan, Karagenan, Klorofil.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 20 Aug 2026 03:43
Last Modified: 20 Aug 2026 03:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59608

Actions (login required)

View Item View Item