MAHANANI, PUTRI PRATIWI (2026) ANALISIS INDEKS KUALITAS AIR DAN BEBAN PENCEMARAN SUNGAI CODE, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (26dsa502). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Putri Pratiwi Mahanani 26dsa502.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Peningkatan jumlah penduduk berkaitan erat dengan pola konsumsi
masyarakat yang berdampak pada meningkatnya volume sampah dan pencemaran
limbah di lingkungan. Salah satunya pencemaran di aliran Sungai Code yang
merupakan kawasan dengan aktivitas manusia yang tinggi, di mana berbagai
kegiatan domestik menghasilkan limbah di sepanjang aliran sungai. Sungai Code
menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan dengan tingkat partikel tersuspensi
yang tinggi sebesar 11,11% serta polusi organik yang bervariasi dan tergolong
paling parah sebesar 40% dibandingkan dengan sungai lainnya di Yogyakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status mutu air Sungai Code berdasarkan
2 metode yaitu Indeks Pencemaran (IP) dan National Sanitation Foundation Water
Quality Index (NSF-WQI), serta menghitung beban pencemaran berdasarkan
parameter fisika dan kimia. Pengambilan sampel dilakukan di lima stasiun dengan
2 kali pengulangan pada bulan November 2025 dan Desember 2025, mencakup
variabel Suhu, Total Suspended Solid (TSS), Kekeruhan, Derajat Keasaman (pH),
Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen
Demand (COD), Nitrat dan Total Fosfat. Hasil analisis status mutu air Sungai Code
berdasarkan metode Indeks Pencemaran (IP) terdapat satu stasiun dalam kategori
baik atau memenuhi baku mutu yaitu stasiun 3 dan empat stasiun pengamatan
berada dalam kategori tercemar ringan yaitu stasiun 1, 2, 4 dan 5. Berdasarkan
metode NSF-WQI terdapat empat stasiun pengamatan dalam kategori baik yaitu
stasiun 1, 2, 3, dan 5 serta satu stasiun pengamatan dalam kategori sedang yaitu
stasiun 4. Berdasarkan perhitungan beban pencemar secara umum pada semua
variabel belum melebihi beban pencemar maksimum, kecuali pada variabel COD
telah melebihi beban pencemar maksimum yaitu sebesar 4890,93 kg/hari. Secara
keseluruhan, NSF-WQI menunjukkan tingkat sensitivitas yang lebih tinggi
dibandingkan metode IP dalam mendeteksi perubahan kondisi kualitas air.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beban Pencemaran, Indeks Pencemaran, NSF – WQI, Sungai Code |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:05 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
