FATMAWATI, RISKA (2026) STATUS INDEKS KESEHATAN EKOSISTEM LAMUN DI PANTAI BLEBAK, JEPARA (26dsa496). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Riska Fatmawati 26dsa496.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pantai Blebak mengalami tekanan terhadap ekosistem pesisir, terutama
akibat aktivitas antropogenik seperti budidaya, penangkapan ikan, dan wisata yang
berpotensi mempengaruhi kondisi ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan status Indeks Kesehatan Ekosistem Lamun (IKEL) pada titik
pengamatan dengan karakteristik aktivitas antropogenik yang berbeda di Pantai
Blebak serta menganalisis hubungan antara parameter kualitas air dengan IKEL.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan survei pada tiga Titik pengamatan
menggunakan metode transek, plot pertama ditetapkan dengan metode systematic
random sampling. Pengukuran parameter kualitas air yang meliputi suhu, DO, pH,
salinitas, kecerahan, kedalaman, amonia, dan nitrat. Analisis kesehatan lamun
dilakukan menggunakan metode IKEL, sedangkan perbedaan antar titik
pengamatan diuji menggunakan ANOVA dan uji Post Hoc menggunakan Ptukey
Hubungan antara parameter kualitas air dan IKEL dianalisis menggunakan korelasi
Pearson yang divisualisasikan dalam bentuk heatmap correlation. Hasil penelitian
pada 15 Mei 2026 menunjukkan bahwa di Pantai Blebak ditemukan dua spesies
lamun, yaitu Thalassia hemprichii dan Cymodocea rotundata. Nilai IKEL berada
pada rentang 0–0,80 dengan kategori sangat buruk hingga baik, namun sebagian
besar nilai berada pada kategori sedang. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya
perbedaan signifikan nilai IKEL antar titik, dan uji Post Hoc Ptukey menunjukkan
perbedaan nyata antara Titik 1 dan Titik 2. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan
korelasi positif sangat kuat antara tutupan lamun terhadap IKEL, sedangkan
makroalga, salinitas, dan amonia menunjukkan korelasi negatif terhadap IKEL. Hal
ini menunjukkan bahwa peningkatan ammonia dan nitrat menyebabkan dominansi
makroalga yang dapat mengganggu pertumbuhan lamun melalui kompetisi cahaya
dan nutrisi. Dengan demikian, kondisi kesehatan lamun di Pantai Blebak tidak
seragam antar titik dan dipengaruhi oleh aktivitas antropogenik di kawasan pesisir.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Blebak, Ekosistem Lamun, Epifit |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 04:32 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 04:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59493 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
