Search for collections on Undip Repository

PERSENTASE TUTUPAN MAKROALGA DI EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN PANTAI SEMAT, UJUNG PIRING DAN BLEBAK, JEPARA (26dik489)

DYO ALFIAN, MUHAMMAD ADAM (2026) PERSENTASE TUTUPAN MAKROALGA DI EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN PANTAI SEMAT, UJUNG PIRING DAN BLEBAK, JEPARA (26dik489). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Muhammad Adam Dyo Alfian 26dik489.pdf] Text
Muhammad Adam Dyo Alfian 26dik489.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Ekosistem padang lamun merupakan komponen penting ekosistem pesisir
yang berfungsi sebagai habitat, daerah asuhan, dan penunjang produktivitas
perairan. Keberadaan makroalga di ekosistem lamun dapat memberikan manfaat
ekologis, namun pertumbuhan yang berlebihan berpotensi menimbulkan kompetisi
dengan lamun dalam pemanfaatan nutrien dan cahaya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji komposisi jenis dan persentase tutupan makroalga serta lamun,
serta menganalisis kondisi parameter perairan di Pantai Blebak, Pantai Ujung Piring,
dan Pantai Semat, Kabupaten Jepara. Penelitian dilaksanakan pada 22–25
September 2024 menggunakan metode survei dengan pendekatan line transek
kuadran berukuran 50 × 50 cm² pada tiga stasiun di setiap lokasi. Parameter perairan
yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), kecerahan, dan
kecepatan arus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makroalga yang ditemukan
terdiri atas lima spesies, yaitu Dictyota sp., Padina sp., Sargassum sp., Halimeda
sp., dan Ulva sp.. Persentase tutupan makroalga tertinggi terdapat di Pantai Semat
(26,9%), diikuti Pantai Ujung Piring (9,85%) dan Pantai Blebak (6,97%). Lamun
yang ditemukan terdiri atas empat spesies, yaitu Thalassia hemprichii, Cymodocea
rotundata, Enhalus acoroides, dan Halodule uninervis, dengan Thalassia
hemprichii sebagai spesies dominan. Tutupan lamun tertinggi ditemukan di Pantai
Semat (32,90%), sedangkan Pantai Ujung Piring dan Pantai Blebak masing-masing
sebesar 21,70% dan 16,66%. Parameter perairan umumnya masih mendukung
pertumbuhan lamun, namun nilai DO di seluruh lokasi berada di bawah baku mutu.
Secara keseluruhan, peningkatan tutupan makroalga berkaitan dengan penurunan
kualitas ekosistem lamun, sehingga diperlukan pengelolaan ekosistem pesisir yang
berkelanjutan di wilayah Jepara.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Padang Lamun, Makroalga, Tutupan, Parameter Perairan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 19 Aug 2026 03:58
Last Modified: 19 Aug 2026 03:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59478

Actions (login required)

View Item View Item