Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGMUNDU, KOTA SEMARANG

SARI, FADILA PERMATA (2026) HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DAN KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KEDUNGMUNDU, KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO FADILA PERMATA.pdf] Text
REPO FADILA PERMATA.pdf - Published Version

Download (190kB)

Abstract

Latar Belakang: Kondisi rumah dapat memengaruhi terjadinya pneumonia pada balita melalui paparan polutan yang terhirup, pertukaran udara, dan kontak dekat antar penghuni rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara enam faktor rumah tangga dengan kejadian pneumonia pada balita di Kota Semarang, Indonesia.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain case-control retrospektif yang melibatkan 47 balita dengan diagnosis pneumonia dan 47 balita sebagai kontrol di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Perilaku merokok anggota keluarga, kebiasaan membuka jendela, pemberian ASI eksklusif, luas ventilasi kamar tidur, jenis lantai, dan kepadatan hunian dibandingkan menggunakan uji chi-square dengan koreksi kontinuitas serta crude odds ratio (OR) dengan confidence interval (CI) 95%. Karena laporan ini hanya menggunakan data analisis secara agregat, hubungan yang telah disesuaikan terhadap faktor perancu belum dapat dihitung.
Hasil: Kebiasaan merokok anggota keluarga di dalam rumah memiliki OR sebesar 4,41 (95% CI 1,75–11,11), kepadatan hunian sebesar 3,42 (1,41–8,27), tidak rutin membuka jendela sebesar 3,04 (1,28–7,27), dan ventilasi kamar tidur yang tidak memenuhi syarat sebesar 3,03 (1,16–7,92). Tidak memberikan ASI eksklusif dan jenis lantai yang tidak memenuhi syarat memiliki hasil yang kurang pasti karena interval kepercayaannya mencakup nilai tidak ada hubungan. Tingkat pendidikan pengasuh dan pencahayaan dalam rumah juga menunjukkan perbedaan yang cukup besar antara kelompok kasus dan kontrol.
Kesimpulan: Beberapa faktor kondisi rumah berhubungan dengan kejadian pneumonia dalam analisis yang belum disesuaikan. Namun, belum dapat dipastikan apakah hubungan tersebut berdiri sendiri atau menunjukkan hubungan sebab-akibat. Keterbatasan terkait definisi kasus, waktu pengukuran paparan, pemilihan subjek, dan faktor perancu menyebabkan hasil penelitian ini masih bersifat sebagai temuan awal. Oleh karena itu, diperlukan analisis ulang menggunakan data individu sebelum dapat menentukan pengaruh masing-masing faktor secara mandiri maupun menetapkan prioritas intervensi.

Kata kunci: pneumonia; balita; asap rokok; ventilasi; kepadatan hunian

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 19 Aug 2026 03:23
Last Modified: 19 Aug 2026 08:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59462

Actions (login required)

View Item View Item