CHASANAH, Fatihah Nida'Ul (2017) ANALISIS PERILAKU HERDING PADA PASAR SAHAM TERINTEGRASI (Kasus pada Pasar Saham ASEAN 5 Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand Periode Krisis tahun 2008-2010 dan Pasca Krisis tahun 2011–2015). Masters thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1.T-Cover-12010115410051.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4.T-Abstract (Inggris)-12010115410051.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5.T-Absrtrak (Indonesia) -12010115410051.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6.T-Dftar Isi - 12010115410051.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12.T-Dftar Pustaka-12010115410051.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. T. - Fulltext Pdf Bookmarks - 12010115410051.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Herding
merupakan salah satu fenomena di pasar modal
dimana investor
secara berkelompok memutuskan keputusan investasi
yang sama yaitu untuk
membeli atau menjual suatu saham. Fenomena
herding tidak terjadi secara
terencana dan berkemlompok
namun semata karena adanya
kesamaan keputusan
investasi secara bersamaan.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada atau
tidaknya perilaku herding (herding behavior) di pasar saham ASEAN 5 yang
terintegrasi dengan menggunakan metode yang dikembangkan
oleh Chang
Cheng
Khorana (2000) periode krisis tahun 2008-2010 dan periode pasca krisis
tahun 2011-2015.
Populasi
dalam penelitian ini yaitu saham-saham aktif yang tercatat
di
bursa saham negara Indonesia (IHSG), Singapura (STI), Malaysia (KLSE),
Thailand
(SET) dan Filipina (SETi) dengan data harian yang diakses melalui
Bloomberg Database. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu pasar saham
ASEAN 5 yang terintegrasidimana terdapat sampel saham-saham aktif pada pasar
saham Indonesia (IHSG) yaitu 52 sampel, pada pasar
saham Singapura (STI) yaitu
49 sampel, pada pasar saham Malaysia (KLSE) yaitu 50 sampel, pada pasar
saham Thailand yaitu 53 sampel, pada pasar saham Filipina yaitu 45 sampel. Alat
analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Kointegrasi ADF dan VAR
meliputi uji stasioneritas, uji kointegrasi ADF, uji Lag optimal, uji VAR, Uji t, uji
f, R
2
, analisis impulse response, analisis variance decomposition dan uji granger
causality. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah closing price
indeks harga saham Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina serta
Rm, Rm
2
sebagai variabel independen dan CSAD (Cross Sectional Absolute
Deviation) sebagai variabel dependen.
Berdasarkan hasil uji kointegrasi ADF (1st different) terdapat hubungan
integrasi pasar saham ASEAN 5 periode krisis tahun 2008-2010 dan periode
pasca krisis tahun 2011-2015. Hasil pengujian variabel return pasar absolut dan
return pasar kuadrat dengan metode CSAD menunjukkan bahwa tidak ditemukan
adanya bukti yang signifikan dari perilaku herding pada pasar saham Malaysia
periode krisis tahun 2008-2010 dan bursa saham Malaysia, Filipina periode pasca
krisis tahun 2011-2015. Namun, ditemukan adanya bukti yang signifikan
mengenai perilaku herding di pasar saham Indonesia, Singapura, Filipina,
Thailand periode krisis tahun 2008-2010 dan pada bursa saham negara Indonesia,
Singapura,Thailand periode pasca krisis tahun 2011-2015.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Integrasi pasar, perilaku herding (herding behavior), return pasar, CSAD (Cross Sectional Absolute Deviation), ASEAN-5, VAR (Vector Autoregression). |
| Subjects: | Economics and Business Economics and Business > Management |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Master Program in Management |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 03:17 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 03:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
