Search for collections on Undip Repository

Evaluasi Dosis Radiasi pada Pemeriksaan CT-Scan Abdomen melalui Perbandingan CTDIvol dan Size-Specific Dose Estimate (SSDE) pada Pasien Dewasa

Suhaeri, Yasin (2026) Evaluasi Dosis Radiasi pada Pemeriksaan CT-Scan Abdomen melalui Perbandingan CTDIvol dan Size-Specific Dose Estimate (SSDE) pada Pasien Dewasa. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 01. TA YASIN SUHAERI_Judul.pdf] Text
01. TA YASIN SUHAERI_Judul.pdf

Download (155kB)
[thumbnail of 04. TA YASIN SUHAERI_pengesahan.pdf] Text
04. TA YASIN SUHAERI_pengesahan.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of 07. TA YASIN SUHAERI_Daftar isi.pdf] Text
07. TA YASIN SUHAERI_Daftar isi.pdf

Download (132kB)
[thumbnail of 08. TA YASIN SUHAERI_abstrak  indonesia.pdf] Text
08. TA YASIN SUHAERI_abstrak indonesia.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of 09. TA YASIN SUHAERI_Abstrak english.pdf] Text
09. TA YASIN SUHAERI_Abstrak english.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of 10. TA YASIN SUHAERI_Bab 1.pdf] Text
10. TA YASIN SUHAERI_Bab 1.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of 15. TA YASIN SUHAERI_Daftar pustaka.pdf] Text
15. TA YASIN SUHAERI_Daftar pustaka.pdf

Download (128kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara estimasi dosis
radiasi yang ditampilkan oleh console mesin CT-Scan menggunakan parameter
Computed Tomography Dose Index volume (CTDIvol) dengan dosis aktual
pasien yang dihitung menggunakan metode Size-Specific Dose Estimate (SSDE).
Penelitian dilakukan terhadap 50 pasien dewasa yang menjalani pemeriksaan CTScan abdomen non-kontras dengan mempertimbangkan karakteristik fisik pasien
berupa diameter anteroposterior (AP), lateral (LAT), serta diameter efektif (Deff).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata CTDIvol sebesar 12,29 mGy,
sedangkan nilai rata-rata SSDE sebesar 17,64 mGy. Perbedaan ini menunjukkan
adanya deviasi dosis rata-rata sebesar 47,16 % dengan seluruh nilai deviasi
bernilai negatif, yang mengindikasikan bahwa CTDIvol secara sistematis
memberikan estimasi dosis yang lebih tinggi (overestimate) dibandingkan dosis
aktual pasien. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan
antara CTDIvol dan SSDE. Selain itu, ditemukan hubungan korelasi yang sangat
kuat antara diameter efektif (Deff) dan persentase deviasi dosis, yang
menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran tubuh pasien, semakin besar pula
deviasi yang terjadi.
Secara fisika medis, perbedaan ini disebabkan oleh penggunaan phantom standar
berdiameter 32 cm sebagai acuan dalam perhitungan CTDIvol, sementara ukuran
rata-rata diameter efektif pasien dalam penelitian ini hanya sebesar 25,31 cm.
Ketidaksesuaian ini menyebabkan estimasi dosis dari mesin tidak
merepresentasikan kondisi nyata pasien. Oleh karena itu, penggunaan metode
SSDE menjadi sangat penting untuk memperoleh estimasi dosis yang lebih akurat
dan individual.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar instalasi radiologi mulai
mengimplementasikan perhitungan SSDE dalam pelaporan dosis pasien secara
rutin sebagai bagian dari upaya optimasi proteksi radiasi sesuai prinsip ALARA.
Kata kunci: CTDIvol, SSDE, dosis radiasi, CT-Scan, diameter efektif, dosimetri
pasien

(NO KETERSEDIAAN :094/FM/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:24
Last Modified: 14 Aug 2026 03:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59280

Actions (login required)

View Item View Item