Search for collections on Undip Repository

RAW DENIM SEBAGAI INSTRUMEN DISTINGSI SOSIAL MELALUI NEGOSIASI SELERA DAN AKUMULASI KAPITAL SIMBOLIK (STUDI KASUS KOMUNITAS VIRTUAL DENIMHEAD INDONESIA)

Utama, Damar Hawari (2026) RAW DENIM SEBAGAI INSTRUMEN DISTINGSI SOSIAL MELALUI NEGOSIASI SELERA DAN AKUMULASI KAPITAL SIMBOLIK (STUDI KASUS KOMUNITAS VIRTUAL DENIMHEAD INDONESIA). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of Skripsi_Damar Hawari Utama_13040222140140.pdf] Text
Skripsi_Damar Hawari Utama_13040222140140.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Fesyen merupakan bagian dari praktik sosial yang membentuk cara individu mengekspresikan identitas, membangun selera, dan menegosiasikan kedudukannya di dalam kehidupan sosial. Fenomena tersebut terlihat pada komunitas Denimhead Indonesia yang mengembangkan gaya hidup melalui penggunaan raw denim, yaitu celana jins yang membentuk karakter visual (fading) seiring pengalaman pemakaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana latar belakang sosial dan lingkungan keseharian membentuk pengalaman fisik serta akumulasi modal kultural anggota komunitas, sekaligus menjelaskan bagaimana modal ekonomi dan modal kultural dipraktikkan dalam membentuk distingsi sosial di arena virtual Denimhead Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan etnografi digital (netnography) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif di grup Facebook Denimhead Indonesia, wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, serta dokumentasi digital. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan kerangka teori Pierre Bourdieu mengenai habitus, modal, arena, dan distingsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan anggota terhadap raw denim berkembang melalui pengalaman sosial dan lingkungan keseharian yang membentuk habitus mereka. Pengetahuan mengenai sejarah denim, teknik perawatan, dan pengalaman penggunaan menjadi modal budaya yang terus diakumulasi, sedangkan kemampuan ekonomi memengaruhi akses terhadap merek premium maupun pengalaman yang bernilai di dalam komunitas. Praktik tersebut menghasilkan pengakuan sosial sekaligus membentuk hierarki antaranggota. Dengan demikian, komunitas Denimhead Indonesia berfungsi sebagai arena tempat berbagai bentuk modal dipertukarkan, dikonversi menjadi modal simbolik, dan digunakan untuk membangun distingsi sosial melalui praktik konsumsi raw denim.
Kata kunci: raw denim, habitus, modal budaya, distingsi sosial, komunitas virtual.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:34
Last Modified: 14 Aug 2026 03:34
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59278

Actions (login required)

View Item View Item