Rosarina, Maria Gratia (2026) BERDIAM DALAM TUHAN: PEMAKNAAN MEDITASI KRISTIANI DAN PERANNYA SEBAGAI MEKANISME KOPING KOMUNITAS MEDITASI KRISTIANI GEREJA KRISTUS RAJA UNGARAN. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
Skripsi CD.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Meditasi Kristiani merupakan praktik keagamaan Gereja Katolik yang berfokus untuk menyadari kehadiran Tuhan di dalam keheningan. Praktik ini mengutamakan penciptaan keheningan yang dibantu dengan pengucapan mantra ‘maranatha.’ Keheningan yang dimaksud adalah sebuah fase ketika para meditator memiliki kendali penuh atas pikirannya, tanpa merasa terganggu oleh distraksi. Alih-alih merasa kosong, keheningan sepatutnya dirasakan secara sadar untuk benar-benar mendalami praktik Meditasi Kristiani tersebut. Penelitian ini menggali cara Meditasi Kristiani dipraktikkan oleh masing-masing meditator dan pemaknaan praktik tersebut bagi mereka. Usai mengkaji praktiknya, penelitian menganalisis peranan Meditasi Kristiani sebagai mekanisme koping para meditator. Pendekatan yang dipakai untuk mengumpulkan data adalah fenomenologi. Pendekatan tersebut dipakai untuk melihat secara menyeluruh aspek-aspek dalam kehidupan meditator, terutama aspek spiritualitas. Aspek ini kemudian dianalisis berdasarkan hubungannya dalam membentuk pemaknaan Meditasi Kristiani. Informan yang dipilih dalam penelitian ini merupakan para meditator yang sudah melangsungkan praktik Meditasi Kristiani selama enam bulan terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keheningan sebagai praktik utama dalam Meditasi Kristiani dimaknai menjadi ungkapan rasa penyerahan diri dan kedamaian hati. Dikarenakan Meditasi Kristiani tidak menuntut para meditator untuk menuturkan keluhan ataupun harapan mereka, meditator merasa lebih lega dalam menyerahkan permasalahannya lewat keheningan ini. Dalam keheningan itu, Meditasi Kristiani dijadikan sebuah ruang untuk mendekatkan diri dengan Tuhan. Praktik ini dirasa mampu meneguhkan ikatan yang dimiliki para meditator dengan Tuhan. Pada akhirnya, keseluruhan praktik Meditasi Kristiani merupakan mekanisme koping yang membantu para meditator untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik. Perkembangan kualitas kehidupan terlihat lebih jelas dalam peningkatan kesejahteraan emosional mereka. Setelah menjalani Meditasi Kristiani, para meditator dapat melangsungkan kehidupan mereka menjadi lebih ringan.
Kata kunci: Meditasi Kristiani, keheningan, mekanisme koping
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 02:44 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 02:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
