IMELDA, ASIKA RIZMA (2026) ANALISIS LAJU SEDIMENTASI DI PELABUHAN BELAWAN, SUMATRA UTARA MENGGUNAKAN DELFT3D (26dos477). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Asika Rizma Imelda 26dos477.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Sedimentasi merupakan proses pengendapan material padat yang ter
transport oleh media berupa air maupun angin ke suatu lokasi. Sedimentasi di
Pelabuhan Belawan dapat menghambat aaktivitas operasional Pelabuhan.
Penelitian sebelumnya hanya berfokus pada analisis distribusi sedimen, arus, atau
pasang surut secara terpisah. Selain itu, kajian menegenai pengaruh interaksi antara
debit sungai, arus pasang surut, dan karakteristik sedimen terhadap estimasi laju
sedimentasi di Pelabuhan Belawan masih terbatas. Software Delft3D dipilih, karena
dapat memodelkan suatu area dengan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis karakteristik sedimen, pengaruh arus dan pasang surut serta menges
timasikan laju sedimentasi menggunakan software Delft3D. Penelitian dilakukan
pada Maret – Agustus 2024 di Pelabuhan Belawan menggunakan data batimetri,
arus, pasang surut, debit sungai, gelombang, sedimen layang dan sedimen dasar.
Analisis pasang surut dilakukan menggunakan metode Admiralty, sedangkan sim
ulasi hidrodinamika dan perubahan morfologi dasar perairan dilakukan
menggunakan Delft3D FLOW-Module. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedi
men di Pelabuhan Belawan didominasi oleh fraksi lanau (silt) dengan nilai diameter
berkisar antara 0,024-0,173 mm. Pasang surut di Pelabuhan Belawan bertipe pasang
surut harian ganda (semidiurnal). Arus di wilayah ini merupakan arus bolak-balik
(reversing current) akibat adanya pengaruh pasang surut. Pola arus dan pasang surut
tersebut berperan dalam mengendalikan proses transport sedimen. Pelabuhan
Belawan mengalami proses sedimentasi, dengan estimasi laju sedimentasi sebesar
0,345 m/tahun. Sedimentasi di Pelabuhan Belawan dipengaruhi oleh arus dan
pasang surut. Dimana pada fase pasang, arus bergerak masuk ke perairan pelabuhan,
sedangkan pada fase surut, arus bergerak keluar ke perairan terbuka. Kondisi ini
menunjukkan energi hidrodinamika di bagian luar pelabuhan lebih besar sehingga
berpotensi meningkatkan proses transport sedimen, sementara area yang lebih
terlindung cenderung menjadi lokasi akumulasi sedimen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | sedimentasi, Pelabuhan Belawan, pasang surut, Delft3D |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 07:31 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 07:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59205 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
