RAHMAN, ANNISA AULIA (2026) PENGARUH EKSTRAK KULIT NANAS DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN, EFISIENSI PAKAN, DAN PROFIL DARAH BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio) (26da474). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
ANNISA AULIA RAHMAN 26da474.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Keterbatasan kemampuan benih ikan mas (Cyprinus carpio) dalam
mencerna protein pakan akibat tidak adanya lambung fungsional serta keberadaan
senyawa antinutrisi pada bahan baku nabati mendorong perlunya penambahan
enzim bromelin dari ekstrak kulit nanas sebagai upaya meningkatkan kecernaan
protein, efisiensi pemanfaatan pakan, dan kesehatan ikan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji pengaruh dan menentukan dosis optimum ekstrak kulit nanas dalam
pakan terhadap kinerja pertumbuhan, efisiensi pakan, dan profil darah benih ikan
mas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan
dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah ekstrak kulit nanas dalam
pakan buatan dengan dosis berbeda yaitu 0, 0,5, 1, 1,5%/kg pakan (A, B, C, dan D).
Ikan uji yang digunakan adalah ikan mas berukuran 8,11±0,43cm dengan bobot
rata-rata 8,47±0,84g. Ikan mas dipelihara dalam hapa berukuran 1×1×0,6m3 selama
49 hari dengan metode pemberian pada at satiation. Variabel penelitian yang
diamati adalah total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP),
rasio konversi pakan (FCR), rasio efisiensi protein (PER), laju pertumbuhan relatif
(RGR), kelulushidupan (SR), dan profil darah ikan mas. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas dalam pakan berpengaruh nyata (P<0,05)
terhadap TKP, EPP, FCR, PER, dan RGR, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05)
terhadap SR benih ikan mas, serta menunjukan profil darah benih ikan mas berada
pada nilai kisaran normal. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak kulit nanas dengan
dosis 1% (perlakuan C) merupakan dosis terbaik bagi ikan mas dengan nilai EPP
sebesar 65,21±1,64%, FCR sebesar 1,50±0,02, PER 2,14±0,05, dan RGR sebesar
3,99±0,15%/hari, sedangkan pada profil darah (eritrosit, leukosit, hematokrit, dan
hemoglobin) benih ikan mas mengalami peningkatan dalam kisaran nilai yang
normal. Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam nilai yang layak
untuk budidaya ikan mas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ikan mas, pakan, pertumbuhan, nanas, protease |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 07:17 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 07:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59200 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
