Search for collections on Undip Repository

PENGALAMAN MENJALANI PERAN SEBAGAI KETUA PELAKSANA ACARA MUSIK BESAR DI TENGAH TUNTUTAN AKADEMIK SAAT MENJADI SISWA KELAS 12 DI KOTA BANDUNG

Saraswati, Garin Athiffah and Rozi, Hasan Fahrur (2026) PENGALAMAN MENJALANI PERAN SEBAGAI KETUA PELAKSANA ACARA MUSIK BESAR DI TENGAH TUNTUTAN AKADEMIK SAAT MENJADI SISWA KELAS 12 DI KOTA BANDUNG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of File Repository_Skripsi_Garin Athiffah.pdf] Text
File Repository_Skripsi_Garin Athiffah.pdf

Download (251kB)

Abstract

PENGALAMAN MENJALANI PERAN SEBAGAI KETUA PELAKSANA ACARA MUSIK BESAR DI TENGAH TUNTUTAN AKADEMIK SAAT MENJADI SISWA KELAS 12 DI KOTA BANDUNG Garin Athiffah Saraswati 15000122140240 Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Jalan Prof. Mr. Sunario, Tembalang, Semarang, 50275 garinathiffah@gmail.com ABSTRAK Siswa kelas 12 berada pada fase akademik yang menentukan masa depan pendidikan mereka, namun sebagian di antaranya juga memegang tanggung jawab sebagai ketua pelaksana acara musik besar yang menuntut komitmen tinggi selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Situasi tersebut berpotensi memunculkan benturan antara tuntutan akademik dan tanggung jawab kepemimpinan, sehingga penting dipahami bagaimana siswa mengalami dan memaknai pengalaman tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman siswa kelas 12 ketika menjalankan peran sebagai ketua pelaksana acara musik besar di tengah tuntutan akademik, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi deskriptif. Partisipan terdiri dari tiga individu yang pernah menjadi ketua pelaksana acara musik saat menjadi siswa kelas 12 di Kota Bandung dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur sebanyak dua kali pada setiap partisipan dan dianalisis menggunakan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami proses negosiasi antara identitas sebagai pelajar dan sebagai pemimpin ketika kedua peran tersebut menuntut komitmen yang sama besar. Proses tersebut ditandai oleh benturan prioritas akademik dan organisasi, tekanan psikologis, serta rasa bersalah ketika salah satu peran tidak dapat dijalankan secara optimal. Meskipun demikian, pengalaman tersebut juga mendorong berkembangnya strategi adaptasi, seperti kemampuan mengelola waktu, menetapkan prioritas, membangun komunikasi, serta mencari dukungan sosial, hingga pada akhirnya dimaknai sebagai proses pembelajaran kepemimpinan dan pendewasaan diri. Temuan penelitian ini memperluas pemahaman mengenai pengalaman konflik peran pada remaja dalam konteks kepemimpinan sekolah serta memberikan dasar bagi pengembangan sistem pendampingan dan kebijakan kependidikan bagi siswa yang memegang tanggung jawab kepemimpinan Keywords: role conflict, siswa kelas 12, ketua pelaksana, fenomenologi, remaja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Fakultas Psikologi
Date Deposited: 21 Aug 2026 08:51
Last Modified: 21 Aug 2026 08:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59172

Actions (login required)

View Item View Item