Munawwaroh, Zahrotul (2026) Pengaruh Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) sebagai Pestisida Nabati terhadap Mortalitas dan Aktivitas Antifeedant Jangkrik (Gryllus mitratus). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (89kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan .pdf Download (487kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (50kB) |
|
|
Text
11.BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
16.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (178kB) |
Abstract
Penggunaan pestisida kimia dalam pengendalian hama menimbulkan dampak
negatif berupa resistensi hama, pencemaran lingkungan, dan risiko kesehatan,
sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti pestisida nabati.
Jangkrik (Gryllus mitratus) merupakan salah satu hama yang dapat merusak
tanaman dan menurunkan hasil produksi. Daun mimba diketahui mengandung
senyawa aktif yang bersifat insektisida dan antifeedant. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh ekstrak daun mimba terhadap mortalitas dan aktivitas
antifeedant jangkrik serta menentukan nilai toksisitasnya (LC₅₀). Penelitian
dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan
lima konsentrasi pada uji pendahuluan (0%, 20%, 40%, 60%, dan 80%) dan enam
konsentrasi pada uji lanjutan (0%, 43%, 47%, 52%, 57%, dan 62%) dengan tiga
ulangan. Parameter yang diamati meliputi mortalitas dan aktivitas antifeedant
selama 120 Jam Setelah Aplikasi (JSA). Data mortalitas dianalisis menggunakan
Generalized Linear Model (GLM) distribusi binomial dan analisis probit untuk
menentukan LC₅₀, sedangkan data antifeedant dianalisis menggunakan ANOVA
dan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun
mimba berpengaruh signifikan terhadap mortalitas jangkrik (p < 0,05) dengan
koefisien regresi sebesar 0,113 yang menunjukkan hubungan positif antara
konsentrasi dan mortalitas. Mortalitas meningkat dari 40% pada konsentrasi 43 -
47% hingga 83,33% pada konsentrasi 62% pada 120 JSA. Nilai LC₅₀ diperoleh
sebesar 56% pada 120 JSA yang menunjukkan tingkat toksisitas sedang dengan
efek kerja lambat. Ekstrak daun mimba juga berpengaruh signifikan terhadap
aktivitas antifeedant dengan tingkat penghambatan makan mencapai 99,62% pada
konsentrasi tertinggi. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak daun mimba efektif
sebagai pestisida nabati dengan mekanisme kerja toksik dan antifeedant dalam
mengendalikan hama jangkrik secara ramah lingkungan.
Kata Kunci: Azadirachtin, Biopestisida, PHT, Probit, Toksisitas
(NO KETERSEDIAAN : 2286/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:00 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59144 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
